AWK Kawal Pembangunan Empat Gedung Baru RS Prof. Ngoerah Senilai Rp1,2 Triliun

DENPASAR, MataDewata.com | Anggota Komite I DPD RI Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, SE(MTRU), M.Si, menyatakan komitmennya mengawal pembangunan empat gedung baru di RS Prof. Ngoerah sebagai bagian dari upaya memperkuat Bali Medical Tourism sebagai pusat layanan kesehatan bertaraf internasional.
Anggota DPD RI yang akrab disapa AWK itu mengatakan pengembangan RS Prof. Ngoerah menjadi salah satu program strategis pemerintah yang perlu mendapat dukungan berkelanjutan, termasuk dari sisi anggaran. Hal itu, disampaikan saat Peresmian Situs A.A Djelantik dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam rangka Bali Medical Tourism, di Aula Rapat Gedung Poliklinik Lantai 5, RS Ngoerah / Sanglah, Denpasar, Kamis (30/7/2026).
“Ada empat unit gedung lagi yang akan dibangun sampai pada tahun-tahun berikutnya. Tentu saya sebagai anggota DPD RI akan mengawal agar anggaran ini tetap ada, dengan fasilitas yang bertingkat dunia. Ini yang saya harapkan,” ujarnya.
Direktur Utama RS Prof. Ngoerah, Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp.,M.Kes. menjelaskan pihak RS Ngoerah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan sejumlah lembaga pendanaan internasional, sebelumnya pembangunan Gedung kesehatan Layanan Ibu dan Anak berhasil dibangun atas kerja sama tersebut.
“Keberhasilan pembangunan gedung layanan kesehatan ibu dan anak membuat kami kembali mendapatkan hibah loan dari Islamic Development Bank,” katanya.
Ia mengungkapkan, proyek mencakup pembangunan Gedung Bedah Sentral Terpadu beserta ruang intensif, Stroke Center, gedung rawat inap dan integrasi dengan sejumlah gedung lainnya. “Nilainya kurang lebih sekitar Rp1,2 triliun. Mudah-mudahan pada 2027 kita sudah bisa melakukan groundbreaking dan pembangunan berlanjut hingga 2029,” jelasnya.
Selain dukungan pendanaan dari Islamic Development Bank (IsDB), RS Prof. Ngoerah juga menyiapkan dana pendamping sekitar Rp100 miliar yang bersumber dari operasional rumah sakit. Melalui pembangunan gedung baru diharapkan semakin memperkuat kapasitas RS Prof. Ngoerah sebagai rumah sakit rujukan nasional untuk mendukung pengembangan Bali sebagai destinasi medical tourism berkelas dunia. On-MD



