Komisi IV DPRD Badung Dorong Optimalisasi Layanan Kesehatan Digital dan Home Care
Soroti Penggunaan Aplikasi

BADUNG, MataDewata.com | Komisi IV DPRD Kabupaten Badung memberikan atensi khusus terhadap optimalisasi layanan kesehatan di wilayahnya. Hal ini terungkap dalam rapat kerja pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 bersama Dinas Kesehatan di Ruang Rapat Gosana II Gedung Sekretariat DPRD Badung, Selasa (3/11/2026).
Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana, secara tajam menyoroti efektivitas pemanfaatan aplikasi layanan kesehatan yang dikembangkan oleh pemerintah daerah. Berdasarkan data, dari sekitar 30.000 pengguna yang mengakses aplikasi tersebut, laporan kegiatan yang masuk baru menyentuh angka 6.000 laporan.
“Kita menanyakan, dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, khususnya di daerah selatan, kenapa laporannya hanya sekitar 6.000? Padahal jumlah penduduk Badung telah mencapai lebih dari 500.000 jiwa,” cecar Graha Wicaksana.
Dari penjelasan Dinas Kesehatan, diakui bahwa aplikasi tersebut belum sempurna dan masih banyak masyarakat yang belum menginstalnya akibat sejumlah kendala teknis. Menyikapi hal ini, Graha mengingatkan bahwa jika pengembangan dan penyempurnaan aplikasi memang krusial, Dinkes harus segera berkoordinasi dengan Bupati selaku kuasa anggaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Dr. dr. Bagus Padma Puspita, Sp.PD., M.ARS., FINASIM., menegaskan komitmennya untuk terus mengangkat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Badung. Salah satu program unggulan yang dinilai sukses berjalan adalah layanan Home Care yang terjun langsung ke masyarakat.
“Kita berbicara kualitas, baik kualitas pendidikan maupun kualitas kesehatan. Ini cukup berat. Artinya, kami ingin mengangkat kualitas masyarakat Badung lebih tinggi lagi dengan program-program kesehatan. Salah satunya home care itu sudah melayani 4.824 pasien, dan sekarang juga didukung oleh dukungan operasional kesehatan,” papar dr. Bagus. Db-MD



