Fraksi Golkar DPRD Badung Klarifikasi Polemik Penarungan
Tegaskan Komitmen Dukung Penanganan Sampah Pemkab Badung

BADUNG, MataDewata.com | Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Badung dalam menangani persoalan sampah, termasuk kebijakan penanganan darurat jangka pendek yang tengah dijalankan. Penegasan tersebut disampaikan sekaligus untuk meluruskan polemik terkait unggahan anggota Fraksi Golkar, I Putu Sika Adiputra, mengenai aktivitas pembuangan material kompos di wilayah Desa Penarungan.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Badung, I Gusti Ngurah Saskara, didampingi Wakil Ketua Fraksi I Nyoman Karyana dan Sekretaris Fraksi I Gede Suraharja, menegaskan bahwa sikap fraksinya tetap satu suara mendukung kebijakan Pemkab Badung dalam penanganan sampah yang menjadi persoalan strategis bagi daerah pariwisata. Menurut Saskara, pernyataan Putu Sika di media sosial sebelumnya merupakan bentuk spontanitas sebagai warga yang terdampak langsung di lingkungan Desa Penarungan, bukan bentuk penolakan terhadap program pemerintah.
“Secara prinsip Fraksi Golkar tetap mendukung penuh langkah Pemkab Badung dalam penanganan sampah. Apa yang disampaikan saudara Putu Sika merupakan spontanitas sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan di wilayahnya,” ujar Saskara. Ia menegaskan bahwa yang perlu diperkuat ke depan adalah komunikasi intensif dan sosialisasi kepada masyarakat terdampak agar kebijakan penanganan sampah tidak menimbulkan resistensi di lapangan.
Sementara itu, Anggota Fraksi Golkar DPRD Badung, I Putu Sika Adiputra, menegaskan dirinya tidak menolak program penanganan sampah Pemkab Badung. Namun, ia menyayangkan minimnya sosialisasi kepada warga Desa Penarungan sebelum material kompos dibawa ke lokasi. Menurutnya, keberatan warga muncul karena merasa tidak dilibatkan sejak awal, mengingat Desa Penarungan merupakan desa wisata yang selama ini konsisten menjaga kebersihan dan melakukan pemilahan sampah mandiri.
“Kami mendukung program Pemkab Badung. Tetapi masyarakat yang terdampak harus diberikan penjelasan terlebih dahulu. Jangan sampai masyarakat merasa seolah-olah diberikan sampah dulu baru disosialisasikan,” ujar Sika.
Fraksi Golkar turut mengapresiasi langkah cepat Pemkab Badung, khususnya Wakil Wali Kota/Wakil Bupati Badung, yang telah turun langsung ke lapangan untuk memediasi persoalan tersebut. Dengan adanya klarifikasi ini, Fraksi Golkar berharap polemik yang berkembang dapat lurus dan menegaskan bahwa partainya tetap satu garis dalam mendukung penanganan sampah yang terstruktur demi menjaga citra pariwisata Badung. Db-MD



