Sekolah Swasta Sepi Peminat, Disdikpora Bali Dorong Peningkatan Layanan

DENPASAR, MataDewata.com | Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali menyiapkan langkah untuk membantu satuan pendidikan swasta yang masih sepi peminat dengan mendorong peningkatan kualitas layanan. Disdikpora Bali akan memanggil pengelola satuan pendidikan yang mengalami kekurangan murid untuk membahas langkah perbaikan dan pengembangan layanan.
Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., saat menghadiri acara Musyawarah Kerja (Musker) Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Bali yang diselenggarakan di ITB Stikom Bali, Jumat (4/9/2026).
“Untuk keluhan teman-teman pengelola satuan pendidikan yang mungkin sepi peminat, langkah-langkah tahun ini kami akan memanggil dulu pengelola satuan pendidikan itu,” ujar Wesnawa Punia.
Ia mengatakan sekolah harus mampu menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk menghadirkan pendidikan dengan mutu dan kualitas yang memadai sebagai daya tawar untuk menarik minat peserta didik.
“Karena bagaimanapun, untuk satuan pendidikan itu kan menjual produk, produk layanan. Seandainya peminat dari produk layanan sepi itu, otomatis layanannya harus ditingkatkan,” ujarnya.
Meski menjadi salah satu keluhan BMPS, sejumlah sekolah swasta yang memiliki banyak peminat menunjukkan bahwa kualitas layanan menjadi salah satu faktor penting dalam menarik peserta didik. Kondisi ini dapat menjadi acuan bagi sekolah swasta lainnya untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas layanan pendidikan.
“Karena banyak sekali satuan pendidikan swasta yang memang banyak peminat itu memang layanannya luar biasa,” ucapnya.
Sementara dari sisi penerimaan murid, penggunaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) diharapkan dapat membantu pemerataan distribusi siswa sekaligus membuka peluang bagi sekolah swasta untuk menampung siswa yang belum diterima di sekolah negeri.
“Jadi ada kesempatan teman-teman pengelola swasta itu bisa mengambil sisa-sisa siswa-siswa yang belum tertampung di satuan negeri,” tutupnya. On-MD



