HIPMI Bali Green Investment Forum , Investasi Hijau Didorong untuk Jaga Keterbatasan Alam Bali

DENPASAR, MataDewata.com | Pelaksanaan Green Investment Forum yang digagas oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali mendapat apresiasi dari pegiat lingkungan, I Ketut Udi Prayudi, S.E., S.H., M.H., karena dinilai sejalan dengan upaya mendorong investasi yang ramah lingkungan di Bali.

Ia menyambut baik gagasan dan kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate karena sejalan dengan konsep yang dimiliki korelasi dengan penerapan lingkungan di Rumah Kakek.

Untuk diketahui, Rumah Kakek secara konsisten mengawal dan berfokus pada aspek lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga :  Bupati Tabanan Apresiasi HIPMI Tabanan Fest 2023

“Green Investment Forum. Jadinya kita mengapresiasi, Green Investment Forum yang dilaksanakan oleh Hipmi Bali. Ya karena Rumah Kakek ini kan menerapkan green building, Rumah Kebangsaan yang memperhatikan lingkungan hidup,” ujar Udi Prayudi saat ditemui usai mengikuti HIPMI Bali Green Investment Forum, di Rumah Kakek, Jumat (4/9/2026).

Konsistensi itu, satu salah satunya dilakukan melalui pemilahan sampah dan pembatasan penggunaan produk plastik, serta pemanfaatan teba modern. “Contohnya sampah kita pilah, tidak boleh menggunakan produk-produk plastik,” ujarnya.

Untuk mengatasi penumpukan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan, pemerintah dan seluruh stakeholder di Bali perlu memperhatikan keterbatasan alam Bali dalam menjalankan berbagai kegiatan investasi. Karenanya, pengusaha dan investor harus bisa memperhatikan lingkungan Bali yang lebih ramah.

Baca juga :  PLN Sukses Hadirkan Listrik Aman Selama Masa Libur Idul Fitri 2024 di Bali

“Jadinya memang kedepannya seluruh stakeholder di Bali itu benar-benar memikirkan keterbatasan alam Bali. Bali ini kecil, jangan dieksploitasi dengan investasi-investasi yang merusak,” tegasnya.

“Marilah seperti yang digagas oleh HIPMI Bali, mari kita gagas investasi yang hijau, investasi yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Penerapan investasi hijau dinilai sejalan dengan konsep yang diterapkan di Rumah Kakek. Karena itu, gagasan HIPMI Bali mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Baca juga :  Bupati Sanjaya Hadiri Pujawali di Pura Bale Banjar Tamansari Sekaligus Resmikan Jalan Sugriwa-Subali

“Ini tentunya tempat kita ini sangat berkorelasi dengan apa yang dilakukan oleh Hipmi Bali. Kita mengapresiasi dan mudah-mudahan mendapatkan dukungan dari semua pihak,” tuturnya.

Tentu, diperlukan dukungan dari semua pihak dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keterbatasan Bali di tengah perkembangan investasi.

“Tentunya dalam regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah dan DPRD gitu kan, termasuk juga pelaku usaha, termasuk juga masyarakatnya. Mari kita jaga keterbatasan Bali ini dalam dunia investasi,” tandasnya. On-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button