Puspa Negara Minta Pedestrian Samigita Ditata Menyeluruh, Target 2027

BADUNG, MataDewata.com | Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Puspa Negara, mendorong percepatan penataan pedestrian dan beautifikasi kawasan Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita). Penataan yang saat ini terlihat di Jalan Pantai Kuta, dengan pelebaran trotoar dari 1,5 meter menjadi 4 meter, diharapkan berlanjut ke seluruh ruas jalan strategis untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, aksesibilitas, dan daya tarik pariwisata Badung.

Menurut Puspa Negara, pelebaran pedestrian di Jalan Pantai Kuta dari sebelumnya sekitar 1,5 meter menjadi 4 meter memberikan nuansa baru bagi wajah kawasan wisata Kuta. Namun, ia menilai penataan tersebut belum menyeluruh sehingga perlu dilanjutkan ke ruas jalan lain yang menjadi titik penting destinasi wisata di Samigita. Hal itu, disampaikannya kepada awak media saat ditemui di Sekretariat DPRD Badung, Kamis (29/10/2026).

“Penataan pedestrian ini kan baru pada satu bagian saja, belum menyeluruh. Jadi kita harapkan penataan pedestrian ini menyeluruh di kawasan Samigita, Seminyak, Legian, dan Kuta,” ujarnya.

Baca juga :  Bupati Adi Arnawa Hadiri Rakor Monitoring Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di Kemendagri

Ia mengatakan, penataan kawasan perlu dilakukan secara konsisten untuk mendorong kebangkitan pariwisata Kuta yang dinilai menghadapi pergeseran kunjungan wisatawan ke kawasan lain, seperti Canggu, Munggu, dan Berawa.

Menurutnya, pedestrian yang lebih lebar memberikan ruang lebih nyaman bagi wisatawan untuk berjalan kaki, baik bersama keluarga maupun pasangan. Penataan ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat dan wisatawan untuk menikmati suasana pantai serta kawasan Kuta secara lebih leluasa.

Ia menilai, pelebaran trotoar tidak hanya berkaitan dengan estetika kawasan, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan aksesibilitas. Dengan ruang berjalan yang lebih luas, wisatawan dapat beraktivitas tanpa harus berdesakan, sementara penyandang disabilitas memperoleh ruang yang lebih memadai untuk bergerak.

“Trotoar yang lebar ini pertama memberi kenyamanan yang lebih kepada wisatawan. Yang kedua, aksesibilitas yang lebih kepada wisatawan,” kata Puspa Negara.

Baca juga :  Puspa Negara Tidak Setuju Wacana Pembatasan Wisman ke Bali

Ia menambahkan, penataan pedestrian yang ramah bagi penyandang disabilitas juga menjadi bagian penting dari pembangunan kawasan wisata yang inklusif. Fasilitas pejalan kaki diharapkan dapat digunakan dengan nyaman oleh berbagai kelompok masyarakat.

Peningkatan kenyamanan dan estetika kawasan berpotensi memberikan efek berantai terhadap aktivitas usaha di sekitarnya. Wisatawan yang merasa nyaman diharapkan tertarik untuk kembali berkunjung sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Ketika wisatawan merasa nyaman, sehingga mereka akan tertarik untuk datang lagi. Sehingga pertumbuhan ekonomi di sekitar itu akan bertumbuh,” terangnya.

Selain pelebaran pedestrian, ia juga mendorong penataan kawasan secara menyeluruh melalui program beautifikasi, termasuk pembenahan utilitas yang masih mengganggu tampilan kawasan, seperti kabel yang semrawut dan tiang telekomunikasi yang tidak tertata.

Baca juga :  HUT ke-23 SIP School, Bunda PAUD Badung Gaungkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

Menurutnya, infrastruktur seharusnya tidak menjadi gangguan bagi kawasan wisata, melainkan dapat mendukung keindahan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Puspa Negara berharap penataan tersebut dapat digencarkan di seluruh kawasan Seminyak, Legian, dan Kuta. Ia menargetkan pada 2027 seluruh ruas jalan terutama jalan yang menjadi titik penting destinasi wisata di kawasan Samigita, dapat memperoleh penataan yang lebih menyeluruh, termasuk pembenahan utilitas di atas tanah.

“Target kami adalah di tahun 2027 semua ruas jalan, protokoler terutama, jalan-jalan yang menjadi titik penting destinasi di wilayah Samigita, Seminyak, Legian, dan Kuta mendapat beautifikasi secara total dan menyeluruh,” tandasnya.

Melalui penataan pedestrian dan infrastruktur pendukung diharapkan mampu memberikan daya tarik kawasan wisata Samigita, sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut. On-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button