PLN UP2D Bali Gandeng RPKD 92,6 FM Edukasi Keselamatan Masyarakat

Awas! Ini Logam-Logam yang Bisa Menghantarkan Listrik

DENPASAR, MataDewata.com | Benda-benda logam yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti pagar besi, tangga aluminium, tiang penyangga, hingga atap seng, ternyata dapat menjadi sumber bahaya yang mengancam keselamatan apabila bersentuhan langsung dengan instalasi listrik yang mengalami gangguan.

Guna meningkatkan kewaspadaan publik terhadap risiko tersebut, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali berkolaborasi dengan Radio RPKD 92,6 FM menggelar sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan melalui gelar wicara bertajuk “Mengenal Hari Listrik Nasional dan Waspada Hantaran Listrik pada Benda-Benda Logam”, Senin (12/10/2026).

Kegiatan edukatif yang diselenggarakan dalam rangka menyambut peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 ini merupakan wujud nyata komitmen PLN untuk menghadirkan pelayanan kelistrikan yang tidak hanya andal dan berkualitas, tetapi juga aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui media siaran radio, PLN berupaya menjangkau lebih banyak pelanggan untuk menyampaikan informasi praktis mengenai potensi bahaya kelistrikan yang kerap tidak disadari di lingkungan rumah tangga, tempat usaha, maupun fasilitas umum.

Dalam sesi sosialisasi tersebut, PLN UP2D Bali mengangkat berbagai contoh nyata risiko kelistrikan yang dekat dengan aktivitas harian masyarakat. Salah satu potensi bahaya yang disorot adalah sengatan listrik akibat tiang logam atau atap seng yang bersentuhan dengan kabel listrik berisolasi rusak. Kondisi tersebut dapat menyebabkan bagian logam mendadak bertegangan dan sangat membahayakan siapa pun yang menyentuhnya.

Baca juga :  Dorong Inklusi dan Efisiensi, Bank BPD Bali Sukses Meraih Dua Penghargaan di BIFA 2026

Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menegaskan bahwa faktor keselamatan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari standar kualitas pelayanan PLN kepada para pelanggan.

“Bagi PLN, pelayanan terbaik bukan hanya memastikan listrik tersedia untuk mendukung aktivitas masyarakat, tetapi juga memastikan masyarakat memahami cara memanfaatkan energi listrik dengan aman. Melalui kolaborasi bersama RPKD 92,6 FM, kami ingin membangun kesadaran bahwa benda logam yang terlihat biasa saja dapat menjadi berbahaya apabila bersentuhan dengan sumber listrik. Pengetahuan sederhana ini sangat penting untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ujar Petrus Irwan Ichwansaputra.

Masyarakat diimbau untuk senantiasa rutin memperhatikan kondisi instalasi listrik di sekitar mereka, menghindari penggunaan tangga atau peralatan berbahan logam di dekat jaringan kabel listrik, serta tidak sembarangan menyentuh benda-benda yang diduga kuat teraliri arus listrik.

Sebagai panduan praktis, PLN turut memperkenalkan pesan keselamatan 3J, yaitu Jaga Jarak, Jangan Menyentuh, dan Jangan Abaikan Bahaya, sebagai pengingat yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menariknya, benda logam tidak harus menjadi bagian dari instalasi kelistrikan utama untuk dapat menimbulkan ancaman bahaya. Pagar rumah, rangka bangunan, atau atap seng yang semula aman dan tidak bertegangan dapat berubah menjadi berbahaya apabila bersentuhan dengan kabel bertegangan yang mengalami kerusakan isolasi.

Baca juga :  Bupati Sanjaya Tegaskan Nilai Spiritual dan Budaya dalam Karya Ngenteg Linggih Pura Mundak Sari

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika mendapati adanya kabel terkelupas, percikan api, maupun benda logam yang diduga teraliri listrik. Petrus menambahkan bahwa edukasi keselamatan ini menjadi semakin krusial seiring dengan meningkatnya penggunaan berbagai peralatan berbasis listrik dalam aktivitas rumah tangga maupun kegiatan ekonomi masyarakat modern.

“Kami berharap informasi yang disampaikan melalui siaran radio ini dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengenali potensi bahaya sejak dini. Keselamatan kelistrikan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat, risiko kecelakaan akibat listrik dapat diminimalkan sehingga manfaat energi listrik dapat dirasakan secara lebih aman dan optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Penyiar Radio RPKD 92,6 FM, Beny Cahyadi, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi edukasi yang dinilai memberikan manfaat langsung dan edukatif bagi para pendengar setianya.

“Melalui gelar wicara bersama rekan-rekan PLN kali ini yang membahas peringatan Hari Listrik Nasional dan kewaspadaan terhadap hantaran listrik pada benda-benda logam, masyarakat mendapatkan wawasan penting mengenai keselamatan ketenagalistrikan serta potensi bahaya listrik dalam kehidupan sehari-hari. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan,” ungkap Beny Cahyadi.

Baca juga :  Pj. Gubernur Bali Mahendra Jaya Puji Semangat Ngrombo

Selain mengedukasi masyarakat terkait bahaya hantaran listrik, kegiatan interaktif ini juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan makna Hari Listrik Nasional yang diperingati setiap tanggal 27 Oktober. Peringatan tersebut sekaligus mengingatkan kembali perjalanan panjang kelistrikan di Indonesia serta memperkuat semangat juang insan PLN dalam menyediakan energi listrik yang aman, andal, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

PLN UP2D Bali juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan kelistrikan dengan segera melaporkan kondisi jaringan atau instalasi luar yang berpotensi membahayakan. Laporan dapat disampaikan secara cepat melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, maupun langsung ke kantor PLN terdekat.

Masyarakat diingatkan agar tidak pernah mencoba menangani sendiri jaringan listrik yang mengalami gangguan demi menghindari risiko kecelakaan kerja.

Melalui sinergi erat bersama Radio RPKD 92,6 FM, PLN UP2D Bali berharap pesan keselamatan kelistrikan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara luas, sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan kelistrikan diukur dari keandalan pasokan serta meningkatnya kesadaran dan keselamatan pelanggan. Ln-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button