Gempa M7,7 Guncang NTT, Sejumlah Pelabuhan Pelindo di Flores Terdampak

DENPASAR, MataDewata.com | PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus melakukan pemantauan dan penanganan awal terhadap kondisi sejumlah pelabuhan di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya wilayah Flores, pascagempa bumi berkekuatan M7,7 SR yang terjadi Sabtu (15/8/2026) pagi.
Berdasarkan identifikasi awal, sejumlah pelabuhan Pelindo mengalami dampak pada infrastruktur. Pelabuhan Maumere menjadi salah satu yang mengalami kerusakan infrastruktur berat, sementara beberapa pelabuhan lainnya juga terdampak dan mengalami gangguan operasional. Tiga pelabuhan Pelindo di wilayah Flores untuk sementara mengalami gangguan operasional hingga kondisi dinyatakan aman.
Sub Regional Head Pelindo Bali Nusra, Fariz Hariyoso menyampaikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan kondisi pascagempa. “Saat ini fokus utama kami adalah memastikan keselamatan seluruh personel dan pengguna jasa, melakukan evakuasi apabila diperlukan, serta memastikan area pelabuhan aman dari potensi gempa susulan dan tsunami. Tim di lapangan juga terus melakukan identifikasi awal terhadap kondisi fasilitas,” ujarnya.
Pelindo terus melakukan asesmen dan verifikasi terhadap kondisi fasilitas maupun operasional pelabuhan. Hasil identifikasi awal terkait kerusakan akan segera diperbarui setelah proses pengecekan di lapangan dilakukan secara menyeluruh. Dalam penanganan dampak gempa ini, Pelindo senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah serta instansi terkait untuk memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Pelindo mengimbau seluruh pengguna jasa dan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari otoritas berwenang. Untuk informasi terkait layanan dan operasional kepelabuhanan Pelindo, masyarakat dan pengguna jasa dapat menghubungi Customer Care Pelindo melalui 102, WhatsApp 0811-1552-102 (chat only), atau email customer.care@pelindo.co.id. Hp-MD



