Pasar Kreneng Direvitalisasi 2028, Telan Anggaran Rp140 Miliar dan Pastikan 1.178 Pedagang Aman
Gandeng Kementerian PU

DENPASAR, MataDewata.com | Pemerintah Kota Denpasar bersiap melakukan perombakan total Pasar Kreneng yang telah berusia lebih dari 30 tahun. Proyek revitalisasi megah tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp40 miliar yang diajukan melalui APBN Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan fasilitasi dari Gubernur Bali, Wayan Koster.
Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra, menegaskan bahwa kondisi fisik pasar sudah menuntut penanganan serius akibat tingginya biaya pemeliharaan bangunan tua. “Sirkulasi tata ruang yang mulai tidak optimal,” ujarnya usai acara PAW dirinya sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Denpasar, Selasa (29/9/2026).
Pematangan Detail Engineering Design (DED) dan pemenuhan administrasi digenjot sepanjang tahun 2027 sebelum pengerjaan fisik resmi dimulai pada 2028. Mengadopsi kesuksesan Pasar Ubud, bangunan baru dirancang maksimal tiga lantai yang mencakup dua lantai bangunan dan satu lantai basement model mezzanine.
Area basement dirancang fleksibel, di mana pagi hari untuk aktivitas pasar tumpah dan malam hari untuk pasar Kamboja, lengkap dengan gudang penyimpanan gerobak.
Terkait keberlangsungan aktivitas ekonomi, Suadi memastikan seluruh 1.178 pedagang eksisting dipastikan aman dan dipertahankan. Selama pembangunan, para pedagang akan dipindahkan sementara ke Lapangan Pameran Kreneng di sisi selatan pasar, sementara fungsi terminal juga akan diintegrasikan dengan kawasan pasar. Sp-MD



