Gubernur Koster Ungkap Strategi Jaga Ekonomi Bali: Pariwisata Berkualitas dan Okupansi Hotel Melesat
Penerimaan PHR se-Bali Tembus Rp 4,1 Triliun Berkat Kontribusi Besar Kabupaten Badung

BADUNG, MataDewata.com | Di tengah dinamika sektor pariwisata, Gubernur Bali Wayan Koster memaparkan bahwa sekitar 66 persen perekonomian Bali bertumpu pada sektor pariwisata, sehingga kondisinya harus terus dijaga agar tetap aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Berdasarkan data hingga 31 Juli 2026, kunjungan wisatawan mancanegara di Bali menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan sekitar 0,4 persen secara year on year. Walaupun kunjungan wisatawan domestik mengalami penurunan sekitar 8 persen akibat kenaikan harga tiket pesawat dan avtur, tingkat hunian hotel berizin justru mencatatkan lonjakan signifikan.
Rata-rata okupansi hotel bintang lima dan lima plus kini mencapai sekitar 90 persen, bahkan menembus angka di atas 95 persen di kawasan ITDC.
Peningkatan kualitas pariwisata ini turut mendongkrak penerimaan pajak hotel dan restoran (PHR) kabupaten/kota se-Bali yang menyentuh angka Rp 4,1 triliun per 31 Juli 2026.
Kabupaten Badung sendiri menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan sekitar Rp 2,9 triliun atau 71 persen dari total keseluruhan. Gubernur Koster menegaskan bahwa kerja keras di Badung sangat krusial karena mengurus Badung sama dengan mengurus Bali secara keseluruhan. Tr/Hp-MD



