PLN dan DLHK Badung Jajaki Infrastruktur Listrik untuk Truk Pengangkut Sampah
Bahas Kesiapan SPKLU dan Keandalan Jaringan

BADUNG, MataDewata.com | PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Selatan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung membahas rencana pengembangan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung operasional truk listrik pengangkut sampah yang direncanakan mulai digunakan pada tahun 2027 mendatang.
Pertemuan strategis tersebut berlangsung dalam bentuk audiensi antara Manajemen PLN UP3 Bali Selatan dengan Kepala DLHK Kabupaten Badung, Dr. Ir. Made Rai Warastuthi, ST., M.Si., di Kantor DLHK Kabupaten Badung. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya kedua belah pihak dalam menyelaraskan kebutuhan infrastruktur pendukung pelayanan publik di wilayah Kabupaten Badung.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pengajuan kebutuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) guna menunjang operasional truk listrik pengangkut sampah. Kebutuhan tersebut nantinya akan dikaji secara mendalam dengan mempertimbangkan rencana operasional kendaraan, penentuan titik lokasi pengisian, besaran kebutuhan daya, serta kondisi eksisting infrastruktur kelistrikan di lapangan.
Manager PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, menjelaskan bahwa koordinasi sejak tahap awal sangat diperlukan agar seluruh kebutuhan infrastruktur kelistrikan dapat dipersiapkan secara tepat dan selaras dengan kondisi di lapangan.
“Untuk mendukung rencana penggunaan kendaraan listrik, kebutuhan infrastrukturnya perlu kita koordinasikan sejak awal. PLN akan berkomunikasi lebih lanjut dengan DLHK mengenai kebutuhan daya, lokasi, serta aspek teknis lainnya untuk kemudian dikaji sesuai kondisi di lapangan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Alexander.
Menurutnya, sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah sangat krusial ketika pengembangan infrastruktur kelistrikan berkaitan langsung dengan kepentingan pelayanan publik. Koordinasi sejak tahap perencanaan juga memungkinkan aspek teknis, faktor keselamatan (safety), dan keandalan jaringan dapat diperhatikan secara optimal.
Selain membahas rencana elektrifikasi kendaraan operasional kebersihan, audiensi tersebut turut membahas rencana perbaikan taman dan pekerjaan penggalian di kawasan underpass.
Terkait hal tersebut, pihak PLN menyampaikan bahwa tim ULP Mengwi sebelumnya telah berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait mengenai keberadaan serta penataan jaringan kabel PLN di kawasan itu. Koordinasi lanjutan terus ditempuh agar proses penataan kawasan berjalan lancar tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala DLHK Kabupaten Badung, Dr. Ir. Made Rai Warastuthi, ST., M.Si., menyambut baik kolaborasi ini guna mempersiapkan infrastruktur pendukung seiring dengan rencana pengembangan layanan pengelolaan lingkungan di Kabupaten Badung.
“Kami perlu berkoordinasi dengan PLN terkait kebutuhan infrastruktur pendukung apabila penggunaan kendaraan listrik untuk operasional pengangkutan sampah dikembangkan. Harapannya, kebutuhan tersebut dapat dipersiapkan secara bertahap sesuai dengan rencana dan kondisi di lapangan,” ujar Made Rai Warastuthi.
Melalui pertemuan ini, PLN UP3 Bali Selatan dan DLHK Kabupaten Badung sepakat untuk terus melanjutkan komunikasi serta memperkuat sinergi guna menindaklanjuti kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik maupun berbagai penataan jaringan kelistrikan di Kabupaten Badung. Ln-MD



