APBD Bali Kian Sehat, DPRD Bali Apresiasi Pengelolaan Aset dan Capaian Ekonomi Daerah

DENPASAR, MataDewata.com | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Bali dalam mengelola anggaran dan mengoptimalkan aset daerah. Dukungan serta tata kelola aset yang inovatif dinilai terbukti berdampak nyata dalam mendorong struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bali menjadi semakin sehat dan berkelanjutan.
Apresiasi disampaikan Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, S.H., dalam Rapat Paripurna ke-48 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026β2027 terhadap Penjelasan Gubernur Bali terkait dua rancangan regulasi strategis, yakni Raperda tentang Perubahan APBD Semesta Berencana T.A 2026 dan Raperda tentang APBD Semesta Berencana T.A 2027 yang digelar di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (7/9/2026).
Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan Perubahan APBD 2026 dan Raperda APBD 2027 merupakan satu kesatuan instrumen strategis untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan pembangunan daerah.
“Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 merupakan instrumen untuk melakukan penyesuaian terhadap dinamika pelaksanaan anggaran tahun berjalan, sedangkan APBD Tahun Anggaran 2027 merupakan instrumen untuk menyiapkan pondasi fiskal bagi pelaksanaan pembangunan pada tahun berikutnya. Keduanya harus dipandang sebagai satu kesatuan dalam menjaga kesinambungan pembangunan Bali,” ujar Koster di hadapan anggota DPRD.
Koster mengungkapkan ekonomi Bali tumbuh impresif 5,78% pada Triwulan II 2026, menempati peringkat ke-5 nasional sekaligus tertinggi di Indonesia untuk daerah non-sumber daya alam.
“Kalau yang berbasis ekonomi kerakyatan seperti Bali, hanya Bali yang bisa mencapai angka 5,78 persen. Begitu juga dengan tingkat pengangguran kita di tahun 2025 tercatat 1,45 persen, jadi pengangguran di Bali ini terendah di Indonesia. Oleh karena itu, kita terus meningkatkan upaya untuk pencapaian pembangunan yang betul-betul berpihak kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, menyambut positif kinerja Pemprov Bali yang sukses menyehatkan APBD melalui tata kelola aset daerah dan mengukir berbagai prestasi nasional dari Kemendagri.
“Sesuai yang dijelaskan, support dari pengelolaan aset daerah yang dilakukan oleh Bapak Gubernur ini sangat bermanfaat mendorong APBD kita lebih sehat. Sehingga kedepannya kami tetap memberikan apresiasi kepada Gubernur beserta jajaran, termasuk juga Sekretaris Daerah, untuk menggali potensi tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) semaksimal mungkin,” ujarnya kepada awak media.
Ia menyebut keberhasilan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengendalikan isu-isu sosial dan indikator makro ekonomi sejauh ini sudah on track. Karena itu, fungsi pengawasan legislatif bisa dikatakan berhasil.
“Penjelasan Bapak Gubernur memang saya garis bawahi tentang penghargaan yang diterima soal stunting, kita juga sudah di tahap itu keberhasilannya. Kemudian penanggulangan pengangguran juga kita sudah di tahap yang berada pada jalur yang baik (on track). Tentu fungsi pengawasan kami di lembaga DPRD sudah mendapatkan tempat dan menghasilkan hal yang positif,” ucapnya.
DPRD Bali kini tengah menyiapkan regulasi pendukung bersama instrumen teknis untuk memperkuat dan memperluas potensi pendapatan daerah dari pengelolaan aset.
“Soal usulan Perda terkait aset daerah, saat ini sedang digodok bersama Kelompok Ahli (Pokli) kami dan Bapemperda. Sedang digodok soal nanti ada pemanfaatan dan memberikan insentif kepada Pendapatan Asli Daerah Provinsi Bali. Prosesnya masih berjalan,” pungkasnya. On-MD



