Bupati Mahayastra Tinjau Progres Perbaikan Jalan Kabupaten di Gianyar

Alokasikan Rp189 Miliar untuk 36 Paket Pengerjaan

GIANYAR, MataDewata.com | Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, meninjau langsung progres pengerjaan sejumlah ruas jalan kabupaten di wilayah Gianyar, Sabtu (5/9/2026) pagi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas maupun progres di lapangan.

Memastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Bupati Mahayastra juga melihat secara langsung kondisi ruas jalan yang tengah ditangani serta berdialog dengan pelaksana pekerjaan.

Baca juga :  Grand Final Lomba Fashion Design dan Silver Jewellery Design Berlangsung Meriah

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Mahayastra mengunjungi lima ruas jalan yang tengah dalam proses pengerjaan. Adapun progres masing-masing pekerjaan yakni Jalan Tojan–Perangsada–Saba sebesar 12,340 persen, Jalan Tebuana–Gelumpang sebesar 8,784 persen, Jalan Samu–Belang sebesar 12,108 persen, Jalan Keliki–Sebali–Payogan sebesar 5,670 persen, serta Jalan Tengipis–Gambih sebesar 6,572 persen.

Pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Gianyar. Pada tahun 2026, Pemkab Gianyar mengalokasikan sekitar Rp189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan jalan di berbagai wilayah. Hingga akhir 2026, tingkat kemantapan jalan ditargetkan mencapai sekitar 85 persen.

Baca juga :  Bupati Sanjaya Gasss Kannn Posyandu, 10 Program Pokok PKK dan Semara Ratih

Bupati Mahayastra menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mempercepat penanganan jalan kabupaten. Targetnya, seluruh jalan kabupaten yang mengalami kerusakan dapat dituntaskan secara bertahap.

Bupati Mahayastra menekankan agar proses pengerjaan dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan. Ia meminta pelaksana untuk mempercepat pekerjaan apabila memungkinkan, namun tidak mengorbankan mutu pembangunan. “Kalau bisa November selesai. Kalau tidak bisa ya Desember, tapi kualitasnya harus bagus,” tegas Mahayastra.

Baca juga :  Kakanwil Kemenkumham dan Pj Gubernur Bali Sinergi Wujudkan Penegakan Hukum Adil Bermartabat

Menurutnya, pembangunan jalan harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, percepatan pekerjaan perlu diimbangi dengan pengawasan terhadap kualitas hasil pekerjaan agar infrastruktur yang dibangun dapat digunakan dengan aman dan nyaman. Hg-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button