I Made Suteja (MD Suteja), Redaktur MataDewata.com dan Pegiat Media Siber Bali

Sosok Wartawan Pancasila di Balik Slogan Berita Dalam Genggaman

BALI, MataDewata.com | I Made Suteja, yang lebih akrab disapa MD Suteja atau inisial MD-9, adalah seorang jurnalis senior dan praktisi media asal Bali yang saat ini menjabat sebagai Redaktur di portal berita MataDewata.com.

Memiliki pengalaman bertahun-tahun di industri pers, MD Suteja dikenal sebagai sosok yang progresif dalam mengawal isu-isu strategis mulai dari kebijakan publik, pembangunan kawasan suci, hingga pemberdayaan ekonomi lokal di Pulau Dewata.

Baca juga :  PLN Raih Penghargaan 3 Kategori Ajang Indonesia Marketing Festival 2024

Dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, MD Suteja membawa semangat “Gasss Kannn”, sebuah komitmen untuk bekerja dengan energi tinggi, responsif, dan tanpa ragu dalam menyuarakan kebenaran serta mengedukasi masyarakat.

Semangat tersebut tercermin dalam gaya penulisannya yang lugas dan tajam, namun tetap berpijak pada kode etik jurnalistik serta nilai-nilai Pancasila sebagai identitas Wartawan Pancasila.

MD Suteja juga dikenal luas dengan identitas visual “Salam Tangan Metal” (tiga jari) yang melambangkan filosofi energi, semangat jiwa muda, sekaligus simbol kemanusiaan “I Love You” dalam melayani kepentingan publik melalui informasi.

Baca juga :  Hari Buruh Penuh Edukatif, Rekreatif, dan Sosial, Gubernur Koster: Matur Suksma, Keringat Pekerja Mesin Ekonomi Bali

Sebagai redaktur di bawah naungan PT Mata Dewata Gemilang, beliau aktif mengelola Mata Dewata Medsos Profesional (MDS/Pro) serta berperan sebagai konsultan ide dan konten kreator lokal.

Menilik jejak digitalnya, pria kelahiran Denpasar tahun 1981 ini meniti karier sebagai reporter di televisi swasta Bali pada awal Juni 2006. Setelah menempati berbagai jenjang karier, pada tahun 2017 ia memutuskan hijrah menjadi Redaktur Pelaksana di jarrakpos.com, sebelum akhirnya mendirikan portal berita MataDewata.com pada tahun 2020.

Baca juga :  May Day 2026, PLN Bali Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis 

Langkah ini diambil dengan alasan fokus pada independensi dan pengembangan diri sebagai pribadi yang utuh. Berbekal jejaring yang kuat, MD Suteja berhasil mendaratkan berita-berita Mata Dewata langsung ke tangan pembaca melalui slogan ikonik “Berita Dalam Genggaman”. MD-9/Mhr

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button