Wabup Agung Mayun, Hadiri Rapat Paripurna PU Fraksi-Fraksi DPRD Gianyar

GIANYAR, MataDewata.com | Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar dengan agenda Pemandangan Umum (PU) fraksi-fraksi terhadap Raperda Kabupaten Gianyar tentang Perubahan Atas Peraturan Nomor 12 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2026, Selasa (8/9/2026), di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Ketut Astawa Suyasa, didaulat untuk membacakan seluruh pandangan umum fraksi.
Astawa Suyasa mengawali dengan membacakan PU Fraksi PDI Perjuangan yang mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan melalui Program Biaya Kesehatan Gratis (BK). Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti penonaktifan sejumlah kepesertaan KIS PBI dari pemerintah pusat serta berkurangnya cakupan tanggungan BPJS Kesehatan terhadap obat-obatan dan tindakan medis, sehingga pemerintah daerah diharapkan segera melakukan pendataan dan memberikan solusi melalui skema PBI APBD maupun Program BK sesuai ketentuan.
“Kami berharap tidak ada masyarakat Gianyar yang kehilangan akses pelayanan kesehatan. Pemerintah daerah perlu memastikan masyarakat yang memenuhi persyaratan tetap mendapatkan jaminan kesehatan dan pelayanan yang layak,” ujar Astawa Suyasa membacakan PU Fraksi PDI Perjuangan. Selain bidang kesehatan, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi pembangunan Sport Center di Desa Babakan serta Pusat Pemerintahan Kabupaten Gianyar, dan berharap penanganan sejumlah ruas jalan kabupaten yang masih rusak dapat dituntaskan pada tahun anggaran berikutnya.
Dilanjutkan dengan pembacaan PU Fraksi Partai Golkar yang memberikan apresiasi terhadap program beasiswa “Satu Keluarga Satu Sarjana” yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat. Namun, Fraksi Golkar menyoroti masih adanya mahasiswa yang belum menerima beasiswa untuk pembayaran UKT di perguruan tinggi negeri, mempertanyakan penurunan target pendapatan retribusi daerah sebesar 8,22 persen dalam Rancangan Perubahan APBD 2026, serta meminta penjelasan terkait alokasi anggaran untuk perbaikan jaringan irigasi pertanian yang mengalami kerusakan.
“Program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan program yang luar biasa dan telah banyak dipelajari daerah lain. Namun, kami berharap persoalan beasiswa, kemampuan pembayaran utang daerah, retribusi, serta kebutuhan irigasi pertanian mendapat penjelasan dan perhatian serius dari pemerintah daerah,” paparnya membacakan PU Fraksi Partai Golkar. Senada dengan PU Fraksi PDI Perjuangan, PU Fraksi Partai Gerindra memberikan apresiasi terhadap pembangunan infrastruktur daerah, khususnya Sport Center di Desa Babakan dan Pusat Pemerintahan Kabupaten Gianyar, serta meminta penjelasan terkait progres pembangunan, anggaran yang telah direalisasikan, kebutuhan anggaran hingga selesai, serta target penyelesaian kedua proyek strategis tersebut.
“Kami berharap seluruh program pembangunan dan pengelolaan anggaran dilaksanakan secara transparan, akuntabel, tepat waktu, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Gianyar,” harap Astawa Suyasa membacakan PU Fraksi Gerindra. Terakhir, Astawa Suyasa membacakan PU Fraksi Demokrat Bersatu yang menilai Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 harus menjadi arah pembangunan yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui penguatan UMKM dan pertanian, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pemerataan infrastruktur, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Hj-MD



