Grand Final Lomba Fashion Design dan Silver Jewellery Design Berlangsung Meriah

GIANYAR, MataDewata.com | Grand Final Lomba Fashion Design (desain busana) dan Silver Jewellery Design (desain perhiasan perak) yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gianyar berlangsung meriah di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Minggu (12/4/2024), sebagai bagian dari rangkaian Pekan Budaya Gianyar dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-255 Kota Gianyar. Acara ini dihadiri oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampingi Ketua Dekranasda Gianyar, Sekda Gianyar, anggota DPRD Gianyar, dan Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Gianyar.

Sebanyak 13 desainer busana dan 10 desainer perhiasan perak menampilkan karya terbaiknya pada grand final, yang diperagakan oleh sepasang model di hadapan dewan juri. Para peserta tersebut sebelumnya telah melalui proses seleksi yang ketat sebelum melaju ke tahap puncak kompetisi.

Dekranasda Kabupaten Gianyar menghadirkan dewan juri berkompeten di bidang busana, seperti Dr. Tjok Istri Ratna Cora Sudharsana, S.Sn., M.Si., Sri Utami, S.Sn., M.Sn., dan Komang Tri Darmaja. Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar, Dr. Ida Ayu Surya Adnyani, mengapresiasi seluruh peserta yang berasal dari berbagai daerah yang telah menampilkan karya terbaiknya dalam ajang tersebut.

Baca juga :  Ocha Kembali dengan “Bisikan Rindu”

“Seluruh peserta lomba, tidak hanya dari Gianyar, ini membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi para desainer sangat berkembang dan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, para pemenang diharapkan terus mengembangkan kreativitas serta meningkatkan mutu karya agar mampu menjadi inspirasi bagi desainer lainnya. Sementara itu, peserta yang belum meraih juara tetap didorong untuk terus berproses dan mengasah kemampuan.

Peraih Juara pertama kategori desain busana diperoleh oleh Ni Wayan Essya Putri Rahayu berasal dari Banjar Cemenggaon Sukawati, juara kedua diperoleh oleh Putu Iga Widania berasal dari Banjar Perangsada Blahbatuh, juara ketiga diperoleh oleh Desak Made Diah Sekar Rini berasal dari Lingkungan Kelod Kauh Gianyar.

Baca juga :  Lomba Tapel Ogoh-Ogoh Mangucita: Melahirkan Kreator Muda Berbakat

Selanjutnya juara harapan pertama diperoleh oleh I Made Wiyana berasal dari Banjar Dentiyis Sukawati, juara harapan kedua diperoleh oleh Luh Arya Bunga Praba Wati berasal dari Banjar Dinas Lebah Siung Buleleng, dan juara harapan ketiga diperoleh oleh Kadek Dwi Melinda Putri berasal dari Banjar Dinas Asah Buleleng. Sedangkan kategori desain perhiasan perak juara pertama diperoleh oleh I Made Rudi Artha berasal dari Banjar Apuan Kelod Bangli, juara kedua diperoleh oleh I Wayan Adi Samara Putra berasal dari Banjar Celuk Sukawati.

Juara ketiga diperoleh oleh I Komang Ari Budiarta berasal dari Banjar Celuk Sukawati, juara harapan pertama diperoleh oleh Putu Ayu Nadya Pradnyagita berasal dari Jalan WR Supratman Denpasar, juara harapan kedua diperoleh oleh I Wayan Balik Musjana berasal dari Banjar Cemenggaon Sukawati, dan juara harapan ketiga diperoleh oleh I Nyoman Rupadana berasal dari Banjar Celuk Sukawati.

Baca juga :  Gubernur Koster Apresiasi Dedikasi Tinggi Para Seniman

Ni Wayan Essya Putri Rahayu selaku juara pertama dalam kategori desain busana menyampaikan, busana yang ditampilkan berjudul Bhuana Puspa Hrdaya dimana karya tersebut mengambil inspirasi dari kegiatan mepeed yang terlaksana di Kecamatan Sukawati yang diimplementasi ke dalam karya yang dibuat.

“Saya sangat senang mengikuti lomba ini dan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar sebagai desainer muda diberikan wadah berekspresi dan berkarya,” tegasnya. Dalam acara tersebut juga terdapat penyerahan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk masing-masing peserta dan juara desain busana dan desain kerajinan perak. Dan juga terdapat fashion show dari peserta busana PAUD. Hg-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button