Pemkab Klungkung dan PT SMI Teken Pinjaman Rp18 Miliar untuk Penataan Kawasan Pura Watuklotok
Perkuat Infrastruktur Wisata Spiritual, Bupati Satria Pastikan Pengelolaan Dana Transparan

KLUNGKUNG, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan kerja sama strategis dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI melalui penandatanganan perjanjian pinjaman daerah tahap kedua senilai Rp18 miliar, Selasa (14/7/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, di Kantor Bupati Klungkung.
Pinjaman ini merupakan bagian dari total pembiayaan infrastruktur sebesar Rp68,6 miliar, di mana tahap pertama senilai Rp50,6 miliar telah disepakati sebelumnya. Dana Rp18 miliar tersebut dialokasikan khusus untuk paket penataan Kawasan Pura Watuklotok.
“Melalui penataan ini, kami berharap Kawasan Pura Watuklotok menjadi lebih tertata, asri, dan nyaman bagi para pemedek yang nangkil. Sekaligus dapat menjadi daya tarik wisata spiritual dan budaya yang bermartabat,” ujar Bupati Satria.
Ia menegaskan komitmen Pemkab Klungkung untuk mengelola dana tersebut dengan akuntabel dan transparan. “Seluruh tata kelola keuangan dari fasilitas pinjaman ini akan dikelola secara tertib administrasi dan tepat sasaran tanpa mengorbankan stabilitas fiskal daerah,” tegasnya.
Direktur PT SMI, Faaris Pranawa, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian kinerja Pemkab Klungkung, terutama pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,67 persen, penurunan angka kemiskinan, serta rendahnya tingkat pengangguran.
“Capaian ini tidak akan terealisasi jika visi Bapak Bupati tidak kuat, terutama dalam menyeimbangkan sektor pertanian dan pariwisata. Klungkung mencatat pertumbuhan sektor akomodasi dan transportasi di atas 13 persen dengan kunjungan lebih dari 1,1 juta wisatawan tahun lalu,” jelas Faaris.
Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom, Sekda Klungkung, serta jajaran OPD terkait. Kemitraan ini diharapkan menjadi akselerator dalam pembangunan sektor pariwisata daerah yang berkelanjutan bagi masyarakat Klungkung. Hk-MD



