Bupati Adi Arnawa Wajibkan Desa di Badung Miliki SSB

Cetak Pemain Berbakat, Bupati Adi Arnawa Wajibkan Setiap Desa di Badung Miliki SSB

BADUNG, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen penuh dalam memajukan sektor olahraga sejak usia dini. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengumumkan rencana menerbitkan surat edaran resmi yang mewajibkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung untuk membentuk Sekolah Sepak Bola (SSB) mulai tahun depan, Jumat (29/5/2026).

Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit atlet sepak bola berbakat secara konsisten sejak usia dini. Ketua DPRD Kabupaten Badung atau tokoh setempat beserta jajaran turut mendampingi bupati dalam kesempatan tersebut.

“Mulai tahun 2027, saya menginstruksikan seluruh Perbekel se-Kabupaten Badung untuk memasang anggaran khusus pada APBDes guna menyiapkan SSB di masing-masing desa,” ujar Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan.

Baca juga :  Bupati Sanjaya Hadiri Pembukaan Piala Kapolri Cup 2023 di Gor Debes

Adi Arnawa menjelaskan, pembinaan berjenjang dari kelompok Umur 8, 10, 12, 15, hingga 17 tahun sangat krusial. Pemerintah daerah tidak ingin mengandalkan sistem instan dalam merekrut pemain untuk ajang besar. Nantinya, kompetisi resmi bertajuk Liga Mangupura akan mempertandingkan para pemain hasil binaan desa ini.

“Kami ingin mencetak pemain yang matang dari hasil binaan sendiri. Dari sanalah kita akan mendapatkan atlet berkualitas untuk mewakili Badung dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar, Pekan Olahraga Provinsi, hingga Pekan Olahraga Nasional,” tegasnya.

Baca juga :  Wawali Arya Wibawa Serahkan Hadiah Pemenang Bull Warriors E-Sport Championship

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan usia dini, Pemkab Badung menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp 30 juta untuk menyukseskan turnamen tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen I Made Sumaarjaya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan penuh dari Bupati Badung. Pihaknya melaporkan bahwa rangkaian turnamen ini telah berjalan maraton sejak Februari lalu, dimulai dari kelompok umur 13 dan 15 tahun.

Baca juga :  DPRD Badung Pertanyakan Kejelasan THR P3K di 2026 Potensi Bebani Anggaran

“Saat ini kompetisi dilanjutkan untuk kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Pemerintah Desa melalui APBDes serta didukung penuh oleh Desa Adat Ungasan yang memfasilitasi sarana lapangan olahraga,” kata Sumaarjaya.

Kelian Desa Adat Ungasan yang juga Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Disel Astawa, perwakilan Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Ungasan, Ketua BPD, LPM, Kelian Banjar Dinas, serta tokoh masyarakat setempat turut hadir dalam acara tersebut. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button