Ketua DPRD Tabanan Sambangi Keluarga Tersangka Kasus Baturiti, Minta Penegak Hukum Pertimbangkan Sisi Kemanusiaan

TABANAN, MataDewata.com | Kasus pengeroyokan yang berujung pada tewasnya seorang terduga pelaku pencurian ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, menyisakan persoalan pelik setelah lima warga kini harus mendekam di kepolisian dan meninggalkan anak-anak serta balita di rumah.
Menyikapi situasi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, turun tangan menyambangi langsung keluarga warga yang terdampak, Kamis (30/7/2026).
Di hadapan warga, Arnawa mengungkapkan bahwa aksi spontan tersebut dipicu oleh keresahan mendalam akibat maraknya pencurian hewan ternak yang berulang di wilayah Baturiti. Meski mengakui respons massa tergolong berlebihan, ia mengetuk hati aparat penegak hukum agar melihat persoalan ini secara objektif serta mempertimbangkan sisi kemanusiaan, mengingat para tersangka memiliki anak-anak dan balita yang masih membutuhkan pengasuhan.
Dalam kunjungannya, Arnawa juga menyampaikan belasungkawa kepada pihak korban di Buleleng serta mengimbau masyarakat agar memperkuat siskamling guna menjaga keamanan lingkungan tanpa melakukan tindakan melampaui hukum. Dt-MD
Baca juga :  Komisi IV DPRD Tabanan Kuatkan Layanan UGD 12 Jam di Puskesmas 1 Marga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button