Ketua DPRD Nyoman Arnawa: WTP Ke-12 Jangan Buat Pemkab Tabanan Terlena
Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

TABANAN, MataDewata.com | Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, memberikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. Namun, ia mengingatkan agar capaian prestisius ini tidak membuat pemerintah daerah terlena dan merasa cukup hanya dengan predikat tersebut.
Arnawa menegaskan bahwa opini WTP merupakan indikator penting, namun harus dibarengi dengan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran harus menjadi prioritas yang melampaui sekadar pemenuhan aspek administratif.
“Raihan WTP sebanyak 12 kali berturut-turut sejak 2014 tentu patut diapresiasi. Namun jangan sampai keberhasilan ini hanya menjadi angka. Yang lebih penting adalah bagaimana kualitas pengelolaan keuangan daerah terus meningkat dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Arnawa.
Lebih lanjut, Arnawa memastikan bahwa DPRD Tabanan akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dengan mencermati seluruh rekomendasi dari BPK agar segera ditindaklanjuti. Ia menekankan bahwa pemeriksaan BPK tidak hanya menilai kesesuaian laporan keuangan, tetapi juga mencakup efektivitas sistem pengendalian internal dan kecukupan pengungkapan.
“Setiap pemeriksaan BPK pasti disertai catatan dan rekomendasi. Kami di DPRD akan mendalami poin-poin tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan agar pengelolaan keuangan daerah semakin baik,” ujarnya.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, sebelumnya telah menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik ke depannya. Hdt-MD



