Bunda PAUD Gianyar Hadiri Sosialisasi Wajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah di Kecamatan Ubud

Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah Wujudkan Generasi Emas Berkarakter

GIANYAR, MataDewata.com | Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Dr Surya Adnyani Mahayastra menghadiri Sosialisasi Wajib Belajar (Wajar) 1 Tahun Pendidikan Prasekolah di TK Negeri Hindu Widya Craya Ubud, Gianyar, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan Pendidikan Karakter bagi Orang Tua Peserta Didik ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi maraton di tujuh kecamatan se-Kabupaten Gianyar.

Program Wajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah merupakan kebijakan strategis Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pembukaan acara berlangsung semarak dengan penampilan gerak dan lagu dari anak-anak TK Negeri Hindu Widya Craya Ubud, dilanjutkan dengan Penyerahan Makanan Tambahan (PMT) serta pembagian komik.

Baca juga :  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi Kunjungan Pj. Ketua Dekranasda Provinsi Bali

Gerak dan lagu pendukung serta Komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat tersebut merupakan karya ciptaan Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Dr Surya Adnyani Mahayastra. Karya edukatif tersebut telah resmi mengantongi Surat Pencatatan Ciptaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Dr Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan bahwa masa pendidikan prasekolah sangat penting untuk mengembangkan bahasa, kemampuan berpikir, kemandirian, keterampilan sosial, karakter, serta kesiapan belajar anak melalui pengalaman yang menyenangkan. Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen mendukung penuh melalui peningkatan sarana prasarana PAUD hingga penyediaan program Seragam Gratis (SERGAP) bagi siswa PAUD negeri.

“Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga dan mendorong partisipasi anak dalam layanan PAUD,” ujarnya.

Baca juga :  Ketua GOW Badung Ajak Lansia Sehat dan Bijak Medsos

Dr Surya Adnyani menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan anak harus berjalan menyeluruh mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar layanan PAUD semakin berkualitas dan inklusif.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Kabupaten Gianyar tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk bersekolah, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang berkualitas, tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman, serta mendapatkan kasih sayang dan pendampingan yang cukup dari keluarga,” tegasnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Mawa selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memperkuat sinergi antara guru dan orang tua dalam menanamkan lima nilai utama Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), yaitu religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas.

Baca juga :  Job Fair Kota Denpasar ke-20 Resmi Dibuka Sediakan 2.898 Lowongan dari 40 Perusahaan

Wayan Mawa menambahkan bahwa agenda ini turut mendukung implementasi Program Wajib Belajar 13 Tahun sekaligus mengoptimalkan stimulasi tumbuh kembang anak pada masa keemasan (golden age). Acara ini menghadirkan narasumber Ni Made Budi Marettini dari BPMP Provinsi Bali serta psikolog Ni Putu Arika Mulyasanti Pande dari Yayasan Pendidikan Putra Ika Santhi. Hg-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button