Disdukcapil Tabanan Jemput Bola Perekaman KTP-el ODGJ dan Disabilitas
Layanan Inklusif dan Humanis

TABANAN, MataDewata.com | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan melalui program jemput bola. Pelayanan langsung ini menyasar warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan serta penyandang disabilitas di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kamis (29/10/2026).
Layanan ini tidak sekadar melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), tetapi juga mencakup pencetakan dan penyerahan dokumen secara langsung kepada warga. Petugas mendatangi rumah warga guna mengatasi hambatan mobilitas warga berkebutuhan khusus untuk mengakses dokumen identitas resmi.
Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah agar keterbatasan fisik maupun kondisi kesehatan tidak menghalangi hak warga negara. Kepemilikan KTP-el sangat krusial sebagai fondasi utama warga dalam mengakses berbagai fasilitas layanan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Tabanan I Nyoman Gede Gunawan menyampaikan bahwa program jemput bola menjamin kesetaraan hak seluruh lapisan masyarakat. Pendekatan ini memangkas jarak dan mempermudah prosedur administrasi kependudukan bagi warga yang memiliki keterbatasan.
“Pelayanan jemput bola merupakan salah satu upaya kami untuk memastikan masyarakat, termasuk warga berkebutuhan khusus, mendapatkan akses pelayanan administrasi kependudukan sesuai dengan haknya. Melalui pelayanan langsung ke lokasi, kami berharap hambatan masyarakat dalam memperoleh dokumen kependudukan dapat dikurangi sehingga pemenuhan hak atas identitas dapat berjalan lebih mudah dan optimal,” ujar Gunawan.
Gunawan menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara Disdukcapil dan pemerintah desa guna mengidentifikasi warga yang membutuhkan fasilitasi khusus. Pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kependudukan yang cepat, mudah, inklusif, dan humanis di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong pelayanan yang mudah, cepat, inklusif, dan humanis. Dukungan serta koordinasi dengan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi warga yang membutuhkan pelayanan dan memfasilitasi pelaksanaannya. Dengan demikian, pelayanan administrasi kependudukan diharapkan semakin dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. Ht-MD



