OJK Sambut Dukungan ACMF Terhadap Reformasi Pasar Modal Indonesia
Dorong Transparansi dan Berdaya Saing Global

JAKARTA, MataDewata.com | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik dukungan kuat ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) terhadap reformasi strategis pasar modal Indonesia, Rabu (28/10/2026). Dukungan regional ini berfokus pada peningkatan transparansi, penguatan penegakan hukum serta peningkatan likuiditas pasar guna mendorong pengembangan pasar modal nasional yang kredibel, berintegritas dan berdaya saing global.
ACMF yang beranggotakan 11 negara regulator pasar modal ASEAN menyampaikan pengumuman dukungan tersebut dalam 45th ACMF Chairs Meeting di Manila, Filipina. Pertemuan yang dipimpin Securities and Exchange Commission (SEC) Filipina tersebut melibatkan para pimpinan otoritas pasar modal kawasan untuk membahas penguatan integrasi, ketahanan dan keberlanjutan pasar modal.
ACMF memberikan pengakuan atas kemajuan reformasi regulasi Indonesia sekaligus menegaskan dukungannya terhadap keberhasilan dan dampak jangka panjang berbagai kebijakan tersebut. ACMF menempatkan Indonesia sebagai salah satu anggota penting dalam kerja sama regulator pasar modal di kawasan ASEAN.
OJK mengapresiasi dukungan ACMF sebagai bentuk pengakuan regional atas langkah reformasi domestik. OJK berkomitmen melanjutkan agenda reformasi pasar modal secara konsisten melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas keterbukaan informasi, efektivitas pengawasan serta penegakan hukum.
Langkah-langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya OJK dalam memperkuat perlindungan investor, meningkatkan kepercayaan pelaku pasar serta memastikan pasar modal Indonesia terus berkembang sejalan dengan standar internasional.
Selain membahas Indonesia, pertemuan ACMF turut mengulas kemajuan implementasi ACMF Action Plan 2026-2030. Program ini mencakup peningkatan konektivitas pasar modal, pengembangan keuangan berkelanjutan, penguatan tata kelola perusahaan, pengembangan pasar modal syariah hingga kerja sama pengawasan.
ACMF terus melanjutkan sejumlah inisiatif seperti penyusunan Depositary Receipt Issuance Handbook, Roadmap for ASEAN Cross-Listings, ASEAN Indices dan ASEAN Collective Investment Schemes. Langkah ini bertujuan memperluas akses investasi lintas negara serta memperkuat posisi ASEAN sebagai tujuan investasi global.
OJK akan terus berpartisipasi aktif dalam seluruh kelompok kerja ACMF. Langkah kolaboratif ini optimis mampu memperkuat kontribusi pasar modal Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkokoh posisinya dalam ekosistem pasar modal ASEAN. Hj-MD



