Yayasan Banyumilir Manik Segara Ajak Masyarakat Pesisir Kalibukbuk Lovina Jaga Kelestarian Ekosistem Laut
Lewat Program PLN Peduli Tahap Kedua

BULELENG, MataDewata.com | Upaya pemulihan terumbu karang di pesisir Kalibukbuk-Lovina, Buleleng, dikembangkan melalui Bank Coral Banyumilir oleh Yayasan Banyumilir Manik Segara. Program konservasi ini kembali mendapat dukungan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali melalui PLN Peduli. Penyerahan bantuan tahap kedua tersebut dilangsungkan di Basecamp Banyumilir Foundation, Banjar Dinas Celukbuluh, Senin (28/9/2026).
Hingga kini, lebih dari 100 struktur bank coral ditanam di bawah laut untuk memulihkan ekosistem yang rusak akibat tekanan lingkungan. Di daratan, nelayan lokal dan Kelompok Masyarakat Pengawas turut diberikan pelatihan teknis agar aktif menjaga kawasan konservasi. Melalui kolaborasi ini, program tersebut telah memberikan manfaat kepada lebih dari 200 masyarakat pesisir, pelaku wisata, dan generasi muda.
Ketua Yayasan Banyumilir Manik Segara, I Ketut Wiryadana, mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari PLN dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat. “Konservasi tidak cukup hanya dengan menanam karang, masyarakat juga perlu dilibatkan dan memiliki pengetahuan serta keterampilan untuk menjaga lingkungan laut secara berkelanjutan,” ujar I Ketut Wiryadana. Selain penanaman karang, yayasan juga mengembangkan edukasi lingkungan, snorkeling bagi pelajar, hingga pemanfaatan teknologi virtual reality.
Kepala Desa Kalibukbuk, Ketut Suka, menyatakan program konservasi ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kesadaran lingkungan warga yang bergantung pada pariwisata. “Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan konsep Pemerintah Provinsi Bali untuk bersama-sama menjaga kelestarian laut,” ujar Ketut Suka. Ia menilai kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi penting bagi masyarakat dalam merawat ekosistem pesisir.
Senior Manager Keselamatan, Keamanan, Kesehatan, dan Lingkungan serta Umum PT PLN (Persero) UID Bali, Imbar Susanto, menegaskan TJSL ini adalah wujud komitmen perusahaan terhadap lingkungan. “PLN tidak hanya menjaga keandalan kelistrikan, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar,” kata Imbar Susanto. Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat peran masyarakat sebagai penjaga lingkungan di wilayahnya sendiri secara jangka panjang. Ln-MD



