Pemkab Badung Gelar Aksi Bersih Mangrove WCD 2026

BADUNG, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Badung menggelar aksi bersih lingkungan guna memperingati World Cleanup Day Indonesia 2026 di kawasan mangrove Pantai Telaga Waja, Kecamatan Kuta Selatan, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan bertema “Aksi Bersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba, yang mewakili bupati dengan melibatkan sekitar 300 peserta dari unsur pemerintahan, dunia usaha, komunitas, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat.

Baca juga :  Permata Bank Hadirkan Wealth Wisdom 2026 di Bali untuk Strategi Investasi

Aksi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat Menteri Lingkungan Hidup RI untuk menguatkan sinergi serta peran generasi muda sebagai pelopor pelestarian lingkungan pesisir.

World Cleanup Day menjadi momentum mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menangani sampah agar memiliki kesadaran untuk mencegah, mengurangi, memilah dari sumbernya, dan bertanggung jawab.

Sekda Surya Suamba menegaskan bahwa pemilihan kawasan mangrove memiliki makna vital bagi ekosistem pesisir sehingga kebersihannya harus dijaga demi fungsi ekologis jangka panjang.

Baca juga :  Peringati Bulan Bung Karno, K3S dan GOW Badung Gelar Aksi Sosial dan Lingkungan

“Kita berharap kegiatan hari ini tidak berhenti pada memungut dan mengangkut sampah, tetapi mengubah perilaku sehari-hari untuk mewujudkan Badung yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Semangat aksi tersebut diwujudkan melalui empat pilar kemerdekaan sampah, yakni merdeka dari kebiasaan membuang sampah sembarangan, penggunaan plastik sekali pakai, sikap acuh terhadap lingkungan, serta ketergantungan pengelolaan sampah.

Baca juga :  TP. PKK Badung Gelar Lomba Busana, Sambut HUT ke-14 Ibu kota Mangupura

Sampah seberat ratusan kilogram yang terkumpul langsung ditimbang dan dipilah ke dalam jenis organik, anorganik, plastik, serta residu untuk diolah lebih lanjut melalui fasilitas pengolahan sampah dan yayasan mitra lingkungan.

Kegiatan yang turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara, serta jajaran OPD Pemkab Badung ini mempertegas komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam pesisir. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button