HUT ke-66 Karang Taruna, Pemuda Gianyar Didorong Perkuat Kolaborasi dan Pengabdian

GIANYAR, MataDewata.com | Peringatan HUT ke-66 Karang Taruna di Gianyar menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat pengabdian dan kolaborasi pemuda. Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) yang digelar di Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, pada 25–26 September 2026, turut diisi berbagai kegiatan sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
Puncak acara yang khidmat dan semarak ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, I Nyoman Tri Budi Artanto; Ketua MPKT Kabupaten Gianyar, Made Suantara (Nico); Anggota DPRD Kabupaten Gianyar I Wayan Swarjaya, S.E.; Camat Sukawati, I Wayan Parmadi; Perbekel Batubulan Kangin; Ketua BPD; Ketua LPM; Ketua TP-PKK; Ketua Karang Taruna Kabupaten Gianyar; para Ketua Karang Taruna se-Kabupaten Gianyar; Babinsa dan Babinkamtibmas; para kelian adat dan dinas; serta seluruh pemuda dan masyarakat setempat.
Berbagai kegiatan digelar dalam rangkaian BBKT, mulai dari sosialisasi mitigasi bencana, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, penebaran Eco Enzyme, hingga sejumlah lomba tradisional Bali seperti Tari Rejang Sari, Canang Rebong, lampion/janur, serta sate tegeh atau bencah bangun.
Ketua Karang Taruna Dharma Sentana Desa Batubulan Kangin, Ni Ketut Dina Sartika Juliani, mengaku bangga dipercaya menjadi tuan rumah BBKT tingkat Kabupaten Gianyar tahun ini. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan berkat kerja sama dan gotong royong para pengurus serta anggota.
“Kami di Karang Taruna Batubulan Kangin sangat bangga dan bersyukur dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan BBKT tingkat kabupaten tahun ini. Dengan semangat ‘ringan sama dijinjing, berat sama dipikul’, setiap agenda dapat diselesaikan bersama-sama oleh seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna,” ujar Juliani saat menyampaikan laporan panitia, Sabtu (26/9/2026).
Momentum HUT ke-66 menjadi perhatian Karang Taruna Gianyar. Ketua Karang Taruna Gianyar, I Komang Adi Sudarta (Mangadi), menyebut dari 70 desa/kelurahan, baru sekitar setengahnya yang aktif sehingga perlu diperkuat melalui pembinaan dan kolaborasi lintas sektor.
“Momentum HUT ke-66 Karang Taruna ini harus menjadi pelecut semangat kita bersama. PR di tingkat kabupaten cukup berat karena dari 70 desa/kelurahan, baru setengahnya yang aktif. Oleh karena itu, kolaborasi dan peran aktif lintas sektor mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga pemerintah desa sangat dibutuhkan untuk mengaktifkan kembali dan memberikan pembinaan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, potensi pemuda Gianyar perlu diarahkan melalui kegiatan yang produktif dan berkelanjutan. HUT ke-66 Karang Taruna diharapkan menjadi momentum memperkuat peran pemuda dalam kegiatan sosial, budaya, dan pembangunan. On-MD



