Bupati Kembang Gerakkan ASN dan Masyarakat Gotong Royong Pasca Antrean Panjang di SPBU

JEMBRANA, MataDewata.com | Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menginstruksikan jajaran kewilayahan untuk bergerak bersama membersihkan sampah plastik yang berserakan di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pasca antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian saat terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

Aksi gotong royong yang melibatkan jajaran pemerintah daerah, aparat desa dan kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak pengelola SPBU, serta masyarakat setempat tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Kabupaten Jembrana, Selasa (20/10/2026). Pembersihan difokuskan pada titik-titik yang terdampak langsung oleh aktivitas antrean kendaraan selama pasokan BBM mengalami gangguan.

Jenis sampah yang dibersihkan cukup beragam, mulai dari botol bekas air mineral, bungkus makanan ringan, hingga puntung rokok yang berserakan di area halaman dan sepanjang jalur antrean kendaraan. Melalui gerakan bersama ini, kawasan fasilitas publik tersebut diharapkan dapat kembali bersih, nyaman, dan tertata rapi.

Baca juga :  Sosialisasikan UU No: 22 Tahun 2022, Nugorho: Pemasyarakatan Bagian dari Sistem Peradilan Pidana Terpadu

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar. Terlebih lagi, kawasan SPBU sebelumnya sempat dipadati oleh kendaraan akibat kelangkaan BBM sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan sampah.

β€œMelalui kerja sama dengan para camat, perbekel, PMD, dan instansi lingkungan hidup, kami menggerakkan masyarakat di sekitar SPBU bersama lurah, kelian, dan kepala lingkungan untuk melaksanakan gotong royong. Terutama membersihkan sampah plastik yang muncul akibat antrean panjang saat terjadi kelangkaan BBM,” ujarnya.

Baca juga :  Borong 12 Emas, Savate Jembrana Juara Umum Kejurprov Bali 2026

Ia menambahkan bahwa gerakan ini melibatkan sinergi lintas instansi, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta instansi yang membidangi urusan lingkungan hidup agar proses pembersihan dapat dilaksanakan secara terkoordinasi dan masif.

Salah satu kawasan yang menjadi fokus perhatian berada di sebelah barat Kepuh. Lokasi tersebut sebelumnya sempat dipenuhi sampah plastik seiring meningkatnya aktivitas kendaraan yang mengantre BBM. Kondisi itu dinilai mengganggu kebersihan serta estetika lingkungan sehingga perlu segera ditangani secara bergotong royong.

Baca juga :  Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS

Dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, aparat desa, kelurahan, serta unsur lingkungan dan banjar, sampah yang berserakan berhasil dikumpulkan dan dibersihkan dengan baik. Semangat kebersamaan ini menjadi langkah nyata untuk memulihkan kondisi kawasan SPBU sekaligus menumbuhkan kembali kesadaran serta kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap, membaiknya pasokan dan distribusi BBM dapat diikuti dengan pulihnya kondisi kebersihan di berbagai titik pelayanan publik. Masyarakat juga diimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, baik saat mengantre maupun ketika mengisi BBM di SPBU. Hj-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button