Kawal Distribusi hingga Berikan Aksi Simpatik di SPBU

JAKARTA, MataDewata.com | Menindaklanjuti permasalahan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Pulau Bali serta sejumlah wilayah lainnya di tanah air, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Brigjen Pol. Dr. Aries Syahbudin, S.I.K., S.H., M.Hum., secara tegas menginstruksikan seluruh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda jajaran untuk mengambil langkah antisipatif dan menindaklanjuti arahan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto.

Instruksi tersebut menekankan pentingnya peran aktif jajaran Polantas dalam mendukung kelancaran distribusi BBM, menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai ketersediaan BBM di lapangan.

Baca juga :  KRI Nanggala-402 Ditemukan Terbelah Tiga

Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga langkah utama yang menjadi pedoman operasional bagi jajaran Ditlantas Polda di seluruh Indonesia.

Pertama, Memperkuat Koordinasi dengan Pertamina: Jajaran Ditlantas diminta berkoordinasi secara intensif dengan pihak Pertamina regional untuk menyiapkan pengawalan distribusi BBM guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar tanpa hambatan.

“Apabila distribusi harus melalui jalur penyeberangan, koordinasi juga perlu dilakukan agar kendaraan pengangkut BBM memperoleh prioritas penyeberangan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kakorlantas Polri.

Kedua, Mendirikan Posko Pengamanan dan Aksi Simpatik: Menyiapkan posko pengamanan sementara di sekitar SPBU yang mengalami kepadatan tinggi. Posko ini berfungsi mendukung pengamanan fisik, mengatur sirkulasi arus lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan akibat antrean kendaraan.

Baca juga :  Bamsoet: Pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara Harus Berlanjut Siapapun Presidennya

Selain itu, personel Polantas juga dapat melaksanakan kegiatan simpatik sebagai bentuk kepedulian humanis kepada masyarakat, seperti membagikan air minum, roti, dan bantuan sederhana lainnya kepada warga yang sedang mengantre.

Ketiga, Mengoptimalkan Informasi Ketersediaan BBM: Memaksimalkan peran Polantas sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Personel di lapangan diharapkan dapat memberikan informasi secara langsung mengenai ketersediaan BBM di SPBU dalam wilayah aglomerasi.

Dengan informasi yang jelas dan tepat, masyarakat dapat mengetahui SPBU yang masih memiliki persediaan BBM sehingga sebaran antrean kendaraan dapat berlangsung lebih tertib dan merata.

Kakorlantas Polri juga menekankan agar seluruh jajaran melaksanakan pemantauan secara intensif terhadap tindak lanjut instruksi tersebut serta menyampaikan laporan secara berkala. Langkah ini diperlukan untuk memastikan setiap upaya berjalan efektif dan dapat segera disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.

Baca juga :  Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Ratusan Bantuan Perumahan dan Disabilitas

Pada kesempatan tersebut, Kakorlantas Polri menyampaikan apresiasi kepada Ditlantas Polda Bali yang telah bergerak cepat menindaklanjuti arahan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam menghadapi permasalahan kelangkaan BBM.

Melalui langkah koordinatif, responsif, dan humanis, Polantas diharapkan dapat terus hadir membantu masyarakat, menjaga kelancaran lalu lintas, serta mendukung distribusi BBM agar berjalan aman, tertib, dan lancar. Drm-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button