Pemkab Tabanan Peduli, Berbagi Kasih Pada Masyarakat Antre BBM
Kawal Langsung Distribusi BBM di SPBU

TABANAN, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan bergerak cepat dan menunjukkan kepedulian nyata dengan menerjunkan jajaran Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), hingga tim medis untuk mengawal serta memantau langsung penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Tabanan.
Langkah taktis ini merujuk pada Surat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor B.21.500.1/16672/IV/Disnaker.ESDM serta instruksi Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan demi memastikan proses distribusi energi berjalan aman, tertib, dan kondusif terhitung mulai Minggu (18/10) hingga Minggu (25/10/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, menegaskan bahwa pengawasan ketat ini dilakukan semata-mata untuk menjamin hak masyarakat agar mendapatkan pelayanan kebutuhan energi secara adil dan teratur.
“Pemerintah Daerah hadir di tengah masyarakat untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan lancar, tepat sasaran, dan tanpa kendala. Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkab Tabanan untuk berkolaborasi aktif menjaga kondusivitas di setiap SPBU, sekaligus memberikan pelayanan yang humanis kepada warga yang mengantre,” tegas Gede Susila.
Sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah antrean, Pemkab Tabanan turut membagikan makanan ringan dan minuman kepada masyarakat yang tengah mengantre di SPBU. Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan bersama Rumah Sakit Umum (RSU) Tabanan dan RSU Singasana juga secara khusus menyiagakan petugas medis di SPBU yang beroperasi selama 24 jam penuh.
Berdasarkan laporan pemantauan pada hari pertama pelaksanaan, dinamika antrean di sejumlah SPBU kawasan perkotaan terpantau variatif. Di SPBU Sanggulan, proses pengisian BBM berlangsung sangat lancar dan kondusif dengan estimasi antrean sekitar 10 sepeda motor dan 6 mobil, sementara stok Pertamax dan Pertalite terpantau aman.
Di SPBU Gerokgak pada pukul 10.30 Wita, tercatat antrean sekitar 100 motor dan 20 mobil dengan ketersediaan stok Pertalite sebanyak 16 ton serta Pertamax 8 ton. Adapun di SPBU Pesiapan pada pukul 09.45 Wita, sempat terjadi kepadatan antrean kendaraan roda dua hingga meluber ke ruas Jalan Pulau Nias mencapai kurang lebih 200 unit serta 15 mobil, di mana stok Pertamax tersedia 7 ton dan pasokan Pertalite sempat kosong sementara sembari menunggu jadwal pengiriman siang hari.
Sementara itu, hasil pemantauan di kawasan pesisir dan wilayah kecamatan luar kota menunjukkan situasi yang relatif aman terkendali. Di SPBU Tanah Lot, kendati sempat terjadi antrean panjang, seluruh warga dapat terlayani dengan tertib berkat ketersediaan stok BBM yang memadai.
Di SPBU Selabih, tim gabungan Kecamatan Selbar bersama pihak Puskesmas, Polsek, Koramil, dan perangkat Desa turun langsung mengawasi antrean kendaraan sepanjang kurang lebih 30 meter sekaligus membagikan air mineral gratis kepada warga. Adapun situasi di SPBU Batungsel, Kecamatan Pupuan, dilaporkan semakin melandai dan sepi antrean saat memasuki sore hari pukul 15.44 Wita.
Menutup keterangannya, Pemkab Tabanan mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak panik (panic buying), serta menjaga ketertiban selama melakukan pengisian BBM di SPBU. Seluruh perkembangan situasi di lapangan akan terus dipantau secara berkala oleh masing-masing OPD guna menjamin kelancaran pasokan BBM bersubsidi bagi seluruh warga Tabanan. (piskp/tmc)Ht-MD



