Menhan dan Bupati Jembrana Santap Siang Bersama, Bakar Semangat Prajurit TNI
Kembang Usulkan Kolaborasi Dokter Tentara untuk Perluas Layanan Kesehatan Warga

JEMBRANA, MataDewata.com | Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, di Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 928/BSY Gilimanuk, Minggu (18/10/2026).
Didampingi oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Menhan mengajak seluruh prajurit menyantap hidangan makan siang bersama sebagai bentuk apresiasi, suntikan motivasi, sekaligus simbol kuat kemanunggalan TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Kunjungan strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan operasional prajurit sekaligus mendorong sinergisitas lintas sektor antara TNI dan pemda dalam mendukung stabilitas dan pembangunan wilayah.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan kepada seluruh prajurit agar senantiasa meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan pertahanan negara.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengabdian yang nyata dan dirasakan langsung manfaatnya.
“Prajurit harus senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Kehadiran TNI harus memberikan rasa aman serta manfaat bagi masyarakat,” tegas Menhan.
Sementara itu Bupati Jembrana, Kembang Hartawan menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI di wilayahnya. Menurutnya hubungan yang solid dan harmonis antara pemerintah daerah dan jajaran TNI merupakan salah satu modal utama dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mengoptimalkan berbagai potensi daerah.
Terlebih, Kabupaten Jembrana memiliki posisi geografis yang sangat strategis sebagai gerbang utama pintu masuk Pulau Bali dari arah Pulau Jawa, sehingga koordinasi dan kerja sama antarlembaga menjadi kunci utama.
“Koordinasi dan kerja sama antarlembaga diperlukan untuk menjaga keamanan, menciptakan suasana yang kondusif, serta mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Kembang.
Tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan pembangunan wilayah, Bupati Kembang juga membuka peluang luas untuk memperkuat kolaborasi strategis dengan TNI di sektor kesehatan masyarakat.
Salah satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah pemanfaatan tenaga medis militer, termasuk dokter tentara, untuk membantu memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi warga di Kelurahan Gilimanuk.
Menurut Bupati Kembang, pelibatan tenaga kesehatan dari TNI diharapkan mampu menjadi bentuk pengabdian nyata yang dampaknya langsung dirasakan oleh warga, mengingat layanan kesehatan merupakan kebutuhan fundamental yang harus terus ditingkatkan melalui sinergi lintas sektor.
“Kami berharap sinergi dengan TNI juga bisa menyentuh sektor kesehatan. Jika memungkinkan, dokter tentara dapat dilibatkan untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Gilimanuk. Dengan kolaborasi ini, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan diharapkan semakin baik,” harap Kembang.
Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kehadiran satuan Yonif TP 928/BSY di wilayahnya tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga semakin mempererat koordinasi lintas sektor dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Hj-MD



