Gubernur Koster Minta Pertamina Genjot Pasokan BBM, Pastikan Percepatan Distribusi Pulihkan Normalitas Wilayah
Polda Bali Siapkan Pengawalan Truk Tangki dan Amankan SPBU

DENPASAR, MataDewata.com | Gubernur Bali, Wayan Koster mengambil langkah cepat dan tegas dalam merespons dinamika ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang dirasakan dalam beberapa hari terakhir di berbagai wilayah. Guna menekan antrean panjang yang masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Gubernur Koster secara khusus meminta pihak Pertamina untuk mempercepat serta menggenjot volume pasokan BBM ke setiap titik SPBU secara merata.
Menanggapi tantangan distribusi di lapangan, Gubernur Koster menyampaikan bahwa langkah taktis harus segera diambil agar ketersediaan stok di tingkat penyalur dapat segera pulih.
“Percepatan distribusi menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi antrean BBM yang masih terjadi di sejumlah wilayah Bali,” tegas Gubernur Koster.
Sebagai bagian dari solusi tersebut, Gubernur Koster sebelumnya telah meminta Pertamina untuk mempercepat pasokan BBM ke SPBU, termasuk mengupayakan pengiriman sedikitnya empat truk tangki ke setiap SPBU agar ketersediaan stok dapat segera dipulihkan. Dengan distribusi yang lebih cepat, jeda waktu pengisian ulang (reloading) stok BBM diharapkan semakin singkat sehingga SPBU dapat memberikan pelayanan lebih lama kepada masyarakat.
Gubernur Koster mengungkapkan bahwa tingkat kebutuhan konsumsi BBM di wilayah perkotaan yang padat mobilitasnya, seperti Denpasar dan Kabupaten Badung, saat ini mencapai angka sekitar satu juta liter per hari. Lonjakan permintaan yang tinggi ini turut dipengaruhi oleh faktor psikologis masyarakat yang kembali melakukan pengisian bahan bakar setelah sebelumnya sempat mengalami kesulitan memperoleh pasokan.
Melalui koordinasi intensif yang terus dibangun bersama berbagai pihak terkait, Gubernur Koster berharap pemulihan pasokan ini dapat segera dirasakan secara nyata oleh masyarakat, sehingga aktivitas harian warga, roda perekonomian, serta sektor pariwisata di Bali kembali berjalan normal dan lancar tanpa hambatan berarti. Hp-MD



