K3S Badung Buka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS di Kabupaten Badung

Gandeng Yayasan MBM Ny. Rasniathi Adi Arnawa Bekali Keterampilan Praktis Anak Panti dan Serahkan Bantuan Kursi Roda

Saran Judul:

Saran Sub Judul:

MANGUPURA, MataDewata.com | Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa secara resmi membuka Pelatihan Membuat Kue untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi) yang berada di lingkungan panti asuhan se-Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026). Kegiatan hulu-hilir ini berlangsung di Gedung Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM), Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, dan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Pengurus Yayasan Maha Bhoga Marga, Ketua dan pengelola panti asuhan se-wilayah Badung, narasumber serta tenaga pelatih ahli membuat kue, dan undangan lainnya. Dalam sambutannya, Ketua K3S Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan menyambut baik terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

Baca juga :  Wawali Arya Wibawa Ngaturang Bhakti Serangkaian Pujawali di Pura Swagina Taman Sari

β€œAnak-anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang tinggal di panti asuhan adalah generasi yang kehilangan sosok orang tua, namun tetap berhak mendapatkan pembinaan, kasih sayang, pendidikan, serta penghidupan yang layak sebagaimana anak lainnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan,” ujarnya penuh empati. Lebih lanjut, Ny. Rasniathi Adi Arnawa berharap materi pembuatan kue yang disampaikan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak-anak didik menuju kemandirian ekonomi.

Baca juga :  Wawali Arya Wibawa Hadiri Peringatan HLUN ke-30 Kota Denpasar

Selama enam hari pelatihan, peserta akan diajarkan cara membuat berbagai jenis kue kering, kue basah, dan olahan roti yang banyak diminati pasar, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga cara pengemasan dan pemasaran sederhana. Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Ketua K3S Badung beserta rombongan melanjutkan agenda turun ke lapangan dengan mengunjungi langsung dua rumah warga yang tergolong rentan di wilayah Kelurahan Kapal, yakni Ni Ketut Rai Alit Artini di Lingkungan Banjar Titih dan Ni Luh Putu Trisnayanti, seorang penyandang disabilitas di Lingkungan Banjar Belulang, guna menyerahkan bantuan kursi roda serta paket sembako lengkap. Hb-MD

Baca juga :  Bupati Adi Arnawa Resmi Buka SPB Fest #4, Dorong Pelestarian Budaya Layang-Layang Bali

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button