Ketua WHDI Badung Hadiri Maraton Pelantikan Pengurus di Tiga Kecamatan
Perkuat Struktur Organisasi hingga Akar Rumput demi Keselarasan Pergerakan

BADUNG, MataDewata.com | Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri maraton pelantikan Ketua Pengurus WHDI tingkat desa dan kelurahan di tiga wilayah sekaligus, yakni Kecamatan Mengwi, Abiansemal, dan Petang, Selasa (3/11/2026). Rangkaian kegiatan maraton ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat struktur dan pergerakan organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Rangkaian acara diawali di Kecamatan Mengwi untuk mengukuhkan Ketua Pengurus WHDI tingkat Desa dan Kelurahan Periode 2026β2031 yang mencakup 15 desa dan 5 kelurahan. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua WHDI Kecamatan Mengwi, Nyonya Ni Made Suarti, serta dihadiri Sekcam Mengwi Ida Bagus Suryana, jajaran Perbekel, Lurah, serta Bendesa Adat Mengwitani dan Kekeran.
Kegiatan berlanjut di Kecamatan Abiansemal untuk melantik Pengurus WHDI di 18 desa oleh Ketua WHDI Kecamatan Abiansemal, dr. Luh Putu Ita Taman Niari. Acara ini disaksikan oleh perwakilan Dinas Kebudayaan, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, para Perbekel, serta Bendesa Adat Punggul. Maraton pelantikan ini akhirnya ditutup di Kecamatan Petang untuk 7 desa oleh Ketua WHDI Kecamatan Petang, Nyonya Ni Luh Winda Candra Kumala, yang dihadiri Camat Petang Anak Agung Ngurah Darma Putra dan Bendesa Adat Petang.
Dalam sambutannya, Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, mengingatkan agar pelantikan ini tidak sekadar menjadi momentum seremonial belaka, melainkan awal dari tanggung jawab, amanah, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.
“Pelantikan di tingkat desa dan kelurahan ini kita laksanakan agar kita tertib secara organisasi dan tertib secara pergerakan. Dengan demikian, pengurus dan kegiatan di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan dapat berjalan harmoni, selaras, dan sejalan,” ujar Nyonya Yunita Alit Sucipta.
Ia berharap para Ketua dan Pengurus WHDI yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak aktif di wilayah masing-masing, khususnya dalam kegiatan kemasyarakatan, sosial, dan keagamaan. Pengurus juga diimbau konsisten membuat program kegiatan rutin setiap bulannya agar terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hb-MD



