JCF 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kembang Tantang Anak Muda Jembrana Jangan Jadi Penonton

JEMBRANA, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mendorong tumbuhnya kreativitas dan inovasi generasi muda melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif. Langkah nyata ini diwujudkan melalui gelaran Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 yang resmi dibuka di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan ini merupakan realisasi Program Unggulan nomor 13 tentang Pengembangan Jembrana Creative Hub dari kepemimpinan Bupati Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Patriana Krisna.

Mengusung tema “Reimagine the Playground Where Creativity Meets Play”, festival yang berlangsung secara gratis selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026 ini, menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang kolaborasi. JCF tidak hanya memfasilitasi pasar kreatif dari 21 subsektor ekonomi kreatif, tetapi juga dimeriahkan oleh lebih dari 30 penampil, termasuk aksi panggung Jangar serta kolaborasi Lolot x Bagus Wirata.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Dorong Sektor Pariwisata Destinasi dan Horeka Terapkan Ekonomi Sirkular

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang hadir menyaksikan festival tersebut berharap JCF mampu menjadi pemantik lahirnya lebih banyak generasi muda kreatif. Ia menegaskan agar anak muda Jembrana tidak sekadar menjadi penonton, melainkan berani mengambil peran sebagai pelaku dan penggerak kreativitas di daerah.

“Harapan saya, melalui Jembrana Creative Festival ini, anak-anak muda Jembrana mampu berkreasi lebih banyak. Kita tidak boleh menjadi penonton, tetapi harus mampu berkreasi, berkolaborasi, bersinergi, dan terus membangun sinergi. Dengan demikian, anak-anak muda kreatif Jembrana akan semakin banyak tumbuh dan mampu bersaing,” tegas Bupati Kembang.

Baca juga :  Puspa Negara Usulkan Bantuan Operasional Polisi dan Insentif Petugas Lokal Demi Mencegah Maraknya Kriminalitas di Destinasi Wisata

Ke depan, Kembang Hartawan merencanakan JCF sebagai agenda tahunan Pemkab Jembrana. Penyelenggaraannya menjadi puncak pemetaan potensi ekonomi kreatif sekaligus membuka akses pasar bagi produk lokal agar bernilai ekonomi dan berdaya saing. Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Jembrana juga menyediakan layanan konsultasi dan fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi para kreator.

Baca juga :  Program Kerja Bupati Kuatkan Persatuan dan Kesatuan Pemuda di Kabupaten Badung

“Melalui kolaborasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah, para pelaku kreatif mendapatkan kesempatan mendaftarkan merek atau brand secara gratis dengan fasilitasi Pemkab Jembrana,” tandasnya. Hj-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button