Bupati Adi Arnawa Upasaksi Karya Padudusan Agung di Sigaran, Mekar Bhuwana

Serahkan Bantuan Rp3,5 Miliar untuk Pelestarian Adat dan Budaya Bali

BADUNG, MataDewata.com | Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi pada Puncak Piodalan Padudusan Agung serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini. Upacara besar ini dilaksanakan di Pura Desa dan Pura Puseh Desa Adat Sigaran, Kelurahan Mekar Bhuwana, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Senin (2/11/2026).

Karya yang berlandaskan upacara Tawur Balik Sumpah Utama tersebut dipuput oleh tiga sulinggih, yakni Ida Pedanda Gede Griya Cau Belayu, Ida Pedanda Gede Gria Dalem Sibanggede, dan Ida Pedanda Ulun Uma. Sebagai wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian adat, agama, seni, dan budaya, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana punia sebesar Rp3,5 miliar kepada Bendesa Adat Sigaran.

Baca juga :  Peningkatan Kinerja PTSP dan PPB Dipusatkan di Badung

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa bersama krama pengempon melaksanakan persembahyangan bersama serta mengikuti prosesi munggah kwangen di Bagia Pula Kerti. Melalui sambramawacana, Bupati mengapresiasi karya yadnya ini sebagai cerminan kuatnya sradha dan bhakti masyarakat setempat.

“Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa berkomitmen untuk mendukung pelestarian adat, agama, seni, dan budaya Bali. Pelaksanaan karya yadnya seperti ini merupakan wujud nyata sradha dan bhakti masyarakat sekaligus bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan leluhur agar tetap ajeg dan lestari,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Baca juga :  Hadiri HUT BULDOG ke-13 Tahun, Ibu Putri Koster Pesankan Tetap Jaga Solidaritas 

Ia juga menegaskan bahwa tradisi lokal merupakan fondasi penting yang tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman. Sudah menjadi kewajiban bersama untuk merawat serta mewariskan identitas budaya Bali kepada generasi penerus.

Sementara itu, Manggala Karya Wayan Suja melaporkan bahwa rangkaian upacara telah dimulai sejak 27 Agustus 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Desember 2026 mendatang. Berbagai tahapan telah dilalui, mulai dari Atur Piuning, Dharma Wacana, Nyukat Genah, Melaspas, hingga Mendak Tirta. Karya suci ini diempon oleh 109 paon yang mencakup 430 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.425 jiwa.

Baca juga :  Deklarasi Damai Calon Perbekel Gianyar Wujudkan Pilkel Aman

Hadir mendampingi Bupati Badung dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Badung Nyoman Wiradana, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, unsur Tripika, Perbekel Desa Mekar Bhuwana, serta Bendesa Adat Mekar Bhuwana. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button