Ketua DPRD Tabanan Minta Penanganan Kasus Pengeroyokan di Baturiti Dilakukan Secara Objektif

TABANAN, MataDewata.com | Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, S.Sos., meminta aparat penegak hukum menangani kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang terduga pelaku pencurian di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, dilakukan secara objektif dan jernih. Arnawa berharap warga yang kini menjalani proses hukum mendapat kemudahan serta pertimbangan dalam proses penegakan hukum.
Arnawa menyampaikan hal itu saat terjun langsung ke masyarakat, termasuk bertemu dengan anak-anak dari keluarga yang kini terdampak akibat proses hukum. Berlangsung di Baturiti, Kamis (30/7/2026).
“Hari ini saya bertemu langsung dengan masyarakat dan bertemu langsung dengan masyarakat. Saya berharap dengan apa yang disampaikan masyarakat dan keluarganya kepada saya, semua pihak, termasuk aparat penegak hukum, dapat melihat persoalan ini secara objektif dan jernih,” ujar Arnawa.
Pihaknya mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati agar kejadian serupa tidak lagi terjadi di kemudian hari. Memnegaskan bahwa masyarakat tetap memiliki peran membantu aparat menjaga keamanan lingkungan dengan mengedepankan rasa kemanusiaan. “Ke depan jangan sampai terjadi hal-hal seperti ini lagi. Kita tetap membantu aparat penegak hukum mengamankan wilayah masing-masing, tetapi jangan sampai berlebihan,” ujarnya.
Politisi Partai berlogo banteng moncong putih dalam lingkaran itu, berharap aparat penegak hukum memberikan perhatian terhadap kondisi keluarga para warga yang saat ini menjalani proses hukum terutama anak-anak yang berdampak dari kasus tersebut.
“Saya berharap semua pihak bisa memberikan jalan terbaik kepada keluarga yang sedang menjalani proses hukum, supaya dimudahkan dan diberikan keringanan oleh aparat yang mempunyai kewenangan,” terang Arnawa.
Ia mengajak semua masyarakat untuk melihat masalah tersebut dari dua sisi. Pihaknya juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. “Kami juga menyampaikan belasungkawa yang setinggi-tingginya kepada keluarga almarhum di Singaraja. Namun, persoalan ini harus dilihat secara jernih. Kejadian ini berawal dari seringnya terjadi pencurian yang meresahkan masyarakat,” terangnya.
ia juga menegaskan tindakan warga dalam peristiwa itu melampaui batas, sehingga penyelesaian kasus harus tetap mengedepankan proses hukum yang adil dan mempertimbangkan seluruh latar belakang kejadian. “Gerakan masyarakat pada saat itu memang berlebihan, tetapi ada latar belakang yang harus dipahami. Karena itu saya berharap semua pihak dapat memberikan jalan terbaik dalam penyelesaian persoalan ini,” tutup Arnawa. On-MD



