Wakil Ketua Komisi I DPRD Klungkung Desak Penetapan Sekda Definitif Segera Dilakukan Tanpa Perpanjang Pj
Sebut Sejumlah Nama Birokrat Potensial Baik Eksternal Maupun Internal

KLUNGKUNG, MataDewata.com | Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klungkung yang saat ini masih diisi oleh Penjabat (Pj) menjadi atensi Wakil Ketua Komisi I DPRD Klungkung, I Putu Tika Winawan. Mantan Wakil Ketua DPRD Klungkung periode 2009-2014 tersebut membeberkan sejumlah kriteria ideal dan pandangannya terkait sosok yang dinilai layak menduduki posisi strategis tersebut.
Tika Winawan menegaskan bahwa pemilihan Sekda tidak boleh hanya bertumpu pada kompetensi akademis dan rekam jejak semata, tetapi juga menuntut tingkat loyalitas yang tinggi. “Jabatan itu adalah amanah. Sekda harus mampu menjabarkan visi dan misi bupati dengan nyata dan penuh tanggung jawab,” ujarnya saat ditemui, Selasa (27/10/2026).
Tika memimpikan sosok Sekda Klungkung yang memiliki jiwa ‘SCTV’, yakni Simpel, Cepat, Tepat, dan punya Visi (Visioner). Menurutnya, birokrasi tidak boleh bertele-tele agar masyarakat tidak jenuh, serta harus mampu mengambil keputusan dengan cepat namun tetap tepat sasaran di saat-saat krusial.
Selain SCTV, sosok Sekda juga wajib memiliki kemampuan manajerial yang terangkum dalam ‘3K’: Komunikasi, Koordinasi, dan Kompromi. “Sekda tidak boleh overlap. Ibaratnya, Sekda harus sadar posisinya berada dua langkah di belakang bupati, karena satu langkah di belakang bupati adalah wakil bupati. Ini penting agar roda pemerintahan berjalan harmonis,” tegas Tika.
“Sekda itu penyambung lidah bupati, posisinya setengah birokrat dan setengah politis. Ia harus memiliki komunikasi antarlembaga yang baik, koordinasi yang kuat, dan mampu melakukan kompromi. Dalam artian berani mengambil tindakan dan memberi jalan tengah kepada bupati saat ada masalah krusial,” jelasnya lebih lanjut.
Secara khusus, politisi Perindo asal Desa Selat, Klungkung, ini menyoroti pentingnya memberikan ruang bagi putra daerah untuk menduduki posisi Sekda. Berdasarkan pengalamannya sewaktu menjadi Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014, saat terjadi konflik di tengah masyarakat, putra daerah cenderung akan bekerja secara all out untuk menyelesaikannya karena merasa terpanggil, tentu tetap melalui seleksi yang ketat, transparan, dan sesuai regulasi.
Tika juga menyebutkan sejumlah nama birokrat asal Klungkung, baik yang saat ini mengabdi di luar daerah maupun di lingkup Pemkab Klungkung dan dinilai memiliki kapasitas mumpuni. Ia menyebut dari kalangan birokrat di luar Klungkung ada sososk dr. Made Udayana. Dinilai sangat disiplin, ulet, dan memiliki latar belakang pendidikan yang sangat lengkap (S1 Hukum, S2 Kesehatan Masyarakat, S3 Manajemen).
Selanjutya, dr. Laksmi Dewi (Kadis Kesehatan Kota Denpasar) yakni birokrat asal Banjarangkan yang dinilai cerdas, berani mengambil keputusan taktis, dan sangat visioner. Termasuk Komang Budi Argawa (Kadis PMD Kabupaten Badung), yang Dinilai mumpuni dalam menjabarkan program, sangat komunikatif, elegan, dan memiliki kemampuan koordinasi yang luar biasa.
Sementara, ASN di lingkup Pemkab Klungkungia juga menyebut sederetΒ pejabat eselon II seperti Drs. Wayan Sudiarsa (Kadis Kominfo), Dharma Suyasa (Kadis Perdagangan), Suarkajaya (Kadis Perizinan), dan Susanta (Kaban Keuangan). “Tentu masih banyak yang lain. Untuk ASN internal, bupati selaku pimpinan yang lebih tahu kapasitas anak buahnya,” ujarnya.
Terkait masa jabatan Penjabat (Pj) Sekda saat ini, Tika berharap dan mendesak pemerintah daerah segera memproses penetapan Sekda definitif. Mengutip moto mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, ia menyebut “Lebih cepat, lebih baik.”
“Sepanjang tidak melanggar regulasi dan memenuhi prinsip meritokrasi, kalau memang sudah ada calon yang memenuhi syarat, kenapa masa Pj ini harus diperpanjang? Agar ada kejelasan dan berdampak positif bagi kinerja ASN di Klungkung,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Tika Winawan turut merespons dinamika dan perbedaan pendapat di ruang publik terkait figur calon Sekda. Ia mengapresiasi tokoh masyarakat dan politisi senior yang berani bersuara untuk mencerahkan publik, serta menekankan pentingnya kekompakan demi masa depan Klungkung. Drm/Hk-MD



