Jelang Peringati Hari Jadi Kota Semarapura ke-34, Wabup Tjok Surya Tekankan Peran Desa Adat dalam Moderasi Beragama dan Pemberantasan Narkoba
Mencegah Intoleransi dan Radikalisme

KLUNGKUNG, MataDewata.com | Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung membuka Seminar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klungkung yang berlangsung di Taman Yadnya, Desa Sidayu, Kecamatan Banjarangkan, Kamis (23/4/2026). Kegiatan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Puputan Klungkung ke-118 serta HUT Kota Semarapura ke-34.

Seminar kali ini mengangkat tema strategis mengenai peran desa adat dalam moderasi beragama serta optimalnya implementasi Perarem Lepas Anti Narkoba oleh Desa Adat. Tujuan dari kegiatan ini yakni untuk memperkuat implementasi moderasi beragama di lingkungan masyarakat dan mengoptimalkan implementasi Perarem Lepas Anti Narkoba oleh Desa Adat guna mencegah intoleransi dan radikalisme.
Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Wabup Tjok Surya menyampaikan bahwa di era milenial saat ini, masyarakat sangat dipengaruhi oleh media sosial dan eskalasi global. “Moderasi beragama adalah konsep keseimbangan. Ini adalah cara pandang, sikap, dan tindakan yang selalu mengambil posisi di tengah, berperilaku adil, dan tidak berlebihan dalam beragama,” tegasnya. Moderasi beragama dipandang sebagai kebijakan nasional yang krusial bagi kehidupan masyarakat.

Selain itu, Wabup Tjok Surya juga menyambut baik dan mengapresiasi atas diselenggarakannya seminar ini. Peran desa adat dalam mengoptimalkan Perarem Lepas Anti Narkoba menjadi sangat krusial sebagai instrumen perlindungan bagi generasi muda dari pengaruh radikalisme dan gaya hidup negatif yang merusak. Melalui kegiatan ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk mengobarkan semangat Dharmaning Kesatria Mahottama, Kesetiaan dan Kesatuan Prawira Raksa Buana yang merupakan ruh dari semangat perjuangan Puputan Klungkung. Hk-MD



