Pemkab Gianyar Gelar Mendak Ida Bhatara Padmasana, Diiring Peed Agung Menuju Padmasana Puspem Gianyar

GIANYAR, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan prosesi mendak Ida Bhatara Padmasana di Padmasana Kantor Bupati Gianyar, yang dilanjutkan dengan Peed Agung mengiringi Ida Bhatara Padmasana menuju Padmasana Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar, Selasa (20/10/2026).
Prosesi sakral ini merupakan bagian dari rangkaian upacara piodalan di Padmasana Puspem Gianyar, di mana pada hari sebelumnya juga telah dilaksanakan prosesi melaspas Padmasana Puspem Gianyar sebagai wujud sradha bhakti dan penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, bersama Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, turut mengikuti prosesi Peed Agung dengan mengiringi Ida Bhatara Padmasana dari Padmasana Kantor Bupati Gianyar menuju Padmasana Puspem Kabupaten Gianyar. Prosesi berlangsung khidmat dan diiringi oleh berbagai unsur upacara yang menambah suasana sakral di sepanjang perjalanan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gianyar, I Kadek Arnata, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara di Padmasana Kantor Bupati Gianyar. Setelah rangkaian upacara awal selesai, prosesi dilanjutkan dengan Peed Agung atau iring-iringan suci mengiringi Ida Bhatara Padmasana menuju Padmasana Puspem Kabupaten Gianyar.
Kegiatan ini melibatkan para pemangku, pengayah, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar yang bersama-sama ngayah demi mendukung kelancaran pelaksanaan upacara. “Peed Agung diiringi Paiketan Pemangku yang turut Nguncarang Bajra, Lelontekan Uparengga, serta Tabuh Agung Adi Merdangga, Rejang, Gebogan, serta Lantaran Putih,” jelasnya.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan ngayah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali. Selain menjadi bagian penting dalam rangkaian upacara keagamaan, prosesi ini juga memperlihatkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai spiritual yang menjadi landasan hidup masyarakat Gianyar.
Melalui pelaksanaan upacara pemelaspasan hingga Piodalan Padmasana Puspem Gianyar ini, diharapkan seluruh rangkaian karya dapat berjalan dengan lancar dan labda karya, serta senantiasa memohon kerahayuan, keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gianyar.
“Prosesi mendak dan Peed Agung ini menjadi momentum untuk memperkuat sradha bhakti sekaligus meneguhkan nilai menyama braya dan semangat ngayah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, sebagai wujud harmonisasi antara kehidupan pemerintahan, adat, dan spiritualitas masyarakat Bali,” pungkas Arnata. Hg-MD



