Cegah Stunting, Ketua TP PKK Badung Salurkan 200 Paket Olahan Ikan di Desa Ayunan

BADUNG, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen meningkatkan konsumsi ikan masyarakat demi mendukung pemenuhan gizi keluarga serta mencegah stunting. Upaya nyata ini diwujudkan melalui penyaluran paket olahan ikan yang dirangkaikan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di Wantilan Kantor Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Dinas Perikanan Kabupaten Badung ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Ketua Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan penuh dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pangan bergizi bagi tumbuh kembang anak.
Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Abiansemal bersama unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Ayunan, perangkat desa, serta masyarakat penerima manfaat. Dalam aksi sosial ini, sebanyak 200 paket olahan ikan berupa ikan nila segar, ikan lele, dan produk abon tuna diserahkan secara langsung kepada warga.
Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengajak seluruh masyarakat, khususnya para ibu, untuk menjadikan ikan sebagai menu wajib harian di keluarga. Selain mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya ikan secara mandiri, ia juga menekankan pentingnya kreativitas dalam mengolah makanan agar anak-anak semakin gemar makan ikan.
“Jadi wajib Ibu-ibu setiap hari ada ikannya. Ikan mengandung mineral, asam amino, dan omega-3 yang penting untuk kecerdasan anak-anak, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan anak. Mari kita biasakan mengonsumsi ikan, tidak hanya saat ada bantuan dari pemerintah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan pangan dari pemerintah ini harus menjadi pemicu kesadaran masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan. “Kita berharap ibu-ibu bisa mengolah ikan menjadi berbagai macam menu, sehingga anak-anak juga senang mengonsumsi ikan. Jadi bukan hanya ketika ada bantuan, tetapi menjadi kebiasaan setiap hari,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa penyaluran paket gizi di Desa Ayunan ini merupakan titik kedelapan dari target 10 kali penyaluran sepanjang tahun 2026. Program ini disengaja melibatkan kelompok pembudidaya serta pengolah lokal guna menggerakkan sektor ekonomi perikanan di Kabupaten Badung.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus mendorong masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan. Di sisi lain, program ini juga memberikan ruang bagi kelompok pembudidaya, pengolah, dan pemasar hasil perikanan lokal untuk terus berkembang,” ujarnya. Hb-MD



