Bunda Anti Narkoba Badung Gencarkan Sosialisasi P4GN Berbasis Seni Budaya

Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkotika

BADUNG, MataDewata.com | Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda terus digencarkan secara masif oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui pendekatan kreatif berbasis kearifan lokal. Komitmen kuat ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dikemas dalam bentuk Pagelaran Seni Budaya di SMP Negeri 5 Abiansemal, Kabupaten Badung, Kamis (15/10/2026).

Sinergi BNN Badung dan Kesbangpol Hadirkan Pagelaran Seni di SMPN 5 Abiansemal, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Ajak Siswa Junjung Tinggi Karakter Luhur

Kegiatan strategis yang merupakan hasil sinergi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Badung ini dihadiri langsung oleh Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Turut hadir pula Kepala BNN Kabupaten Badung, Kepala Kesbangpol Badung beserta jajaran, Kepala SMPN 5 Abiansemal, para dewan guru, serta ratusan siswa yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias.

Baca juga :  Gubernur Koster Tutup UDG ke-33 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026

Acara edukatif yang mengusung tema “Informasi dan Edukasi Melalui Pagelaran Seni Budaya P4GN, Bersama Wujudkan Generasi Sehat, Bebas Narkoba, Berbudaya dan Berdaya Saing” ini menyajikan beragam pertunjukan seni tradisional yang memukau. Melalui pementasan tarian adat, tabuh gamelan, hingga teater kreatif, para siswa diajak untuk memahami secara mendalam dampak buruk serta bahaya laten narkoba secara interaktif dan menyenangkan.

Baca juga :  DPRD Badung

Dalam sambutannya, Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak sekolah, para pendidik, dan seluruh siswa yang telah berkolaborasi aktif menyelenggarakan kegiatan edukatif berbasis budaya tersebut. Menurutnya, pelestarian seni dan budaya lokal dapat menjadi instrumen yang sangat efektif dalam membangun imunitas sosial di kalangan remaja.

“Seni dan budaya adalah warisan paling berharga yang kita miliki di Bali. Ketika kita mencintai budaya, kita sedang membangun fondasi karakter yang kuat. Karakter yang kokoh inilah yang akan melindungi anak-anak kita dari godaan narkoba. Masa depan yang cerah dimulai dari diri yang sehat, bebas narkoba, dan berbudaya luhur,” tegas Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.

Baca juga :  HUT ke-50 Perumda Tirta Mangutama, Ketua TP PKK Badung Tanam Mangrove

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa lembaga pendidikan formal harus senantiasa hadir sebagai benteng pertahanan utama dalam memitigasi potensi ancaman penyalahgunaan narkotika. Sinergi yang erat antara pihak sekolah, lingkungan keluarga, serta peranan masyarakat sangat diperlukan agar pesan-pesan pencegahan dapat terus disampaikan secara berkelanjutan.

Melalui pagelaran seni budaya ini, pesan moral dan edukasi mengenai bahaya laten narkoba diharapkan dapat melekat erat dalam sanubari generasi muda di Kabupaten Badung, demi mewujudkan lingkungan sekolah yang cerdas secara intelektual, tangguh secara moral, serta sehat secara fisik. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button