Paskibraka Bali Jadi Aset Masa Depan Bali dan Indonesia

DENPASAR, MataDewata.com | Pasukan Pengibar Bendera Pusak Bali dinilai menjadi aset masa depan Bali dan Indonesia. Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Badan Kesbangpol Provinsi Bali, I Komang Kusumaedi, mengatakan bahwa anggota Paskibraka bukan hanya sebagai pengibar bendera saat peringatan HUT Kemerdekaan RI, tapi aset generasi muda yang perlu terus dibina.
Menurutnya, anggota paskibraka telah mendapatkan pendidikan dan pembinaan sejak proses seleksi hingga menjalani pemusatan latihan, baik sikap mental, kepribadian maupun kedisiplinan. Hal itu, disampaikan usai pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Wiswa Sabha, Kantor Utama Gubernur Bali, Sabtu (15/8/2026).
“Kami selalu berkomunikasi dengan guru, dengan Kesbangpol kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong hal itu karena mereka aset kita,” ujar pria yang akrab disapa IKK.
Meskipun demikian, mayoritas anggota paskibraka masih duduk di kelas 10 perjalanan pendidikan yang masih panjang, sehingga pemerintah daerah bersama sekolah untuk mendukung keberlanjutan pendidikan mereka. “Adik-adik ini menginspirasi teman-temannya di sekolah karena mereka sudah dididik kedisiplinan dan terbukti selama 21 hari saya lihat mereka tetap tertib, disiplin,” ujarnya.
Pihaknya, mendorong agar para Paskibraka dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Ia juga berharap mereka agar didukung melalui program satu keluarga satu sarjana dari pemerintah Provinsi Bali. “Memastikan bahwa mereka selesai sekolah sampai tamat SMA, kemudian seperti program Bapak Gubernur satu keluarga satu sarjana itu kemudian bisa dilanjutkan menjadi seorang sarjana,” terangnya.
Ia menegaskan, anggota Paskibraka upacara 17 Agustus 2026 dipastikan akan menjalankan tugas hingga 1 Juni 2027, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. “Sehingga itulah aset kita yang harus dijaga bersama,” tutupnya. On-MD



