DYouth Fest 6.0 Sukses, Ajang Kreativitas Muda Berbasis Eco Culture

Tumbuhkan Kolaborasi Lintas Sektor, dari Seniman hingga Petani Muda Denpasar

DENPASAR, MataDewata.com | Ajang kreativitas tahunan DYouth Fest 6.0 resmi berakhir dengan catatan kesuksesan yang melampaui sekadar perhelatan festival. Mengusung tema “Feel the Grow: Eco Culture”, acara ini sukses menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk berkolaborasi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan budaya.

Selama festival berlangsung, kawasan pusat kegiatan dipadati ribuan pengunjung yang menikmati pertunjukan seni, musik, workshop, hingga ruang kolaborasi antarkomunitas. Salah satu daya tarik utama yang memikat pengunjung adalah penampilan Ogoh-Ogoh Gajah karya STT Yowana Saka Bhuana Br. Tainsiat yang mengusung pesan keseimbangan alam.

Baca juga :  Bazar Amal Banjar Teba Sari, Bupati Adi Arnawa Dorong Kebangkitan Pariwisata Kuta

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan lahirnya kolaborasi kreatif dari berbagai elemen. “Yang paling membanggakan bukan hanya tingginya antusiasme pengunjung, tetapi juga tumbuhnya kolaborasi antar komunitas serta semakin kuatnya kesadaran bahwa kreativitas harus berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya dan kepedulian lingkungan,” ujar Jaya Negara.

Baca juga :  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hidupkan Semangat Seni Perempuan Melalui Lomba Gong Kebyar Wanita Tabanan 2025

Tema “Feel the Growth” diimplementasikan nyata melalui pelibatan beragam sektor, termasuk hadirnya para petani muda yang menunjukkan bahwa sektor pertanian mampu berkembang melalui inovasi dan jiwa kewirausahaan. Ketua Harian Bkraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa, menegaskan bahwa DYouth Fest kini telah menjadi ekosistem yang mempertemukan berbagai potensi kreatif tanpa batas sektor.

“Ketika komunitas, pelaku usaha, akademisi, pemerintah, dan masyarakat bergerak bersama, maka ekosistem ekonomi kreatif akan tumbuh semakin kuat. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang mulai sadar akan kampanye Eco Culture dengan memilah sampah secara mandiri,” ungkap Ari Setiya Wibawa.

Baca juga :  Bupati Sanjaya Tutup FESTA II 2026 di Gedung Mario

Kesuksesan DYouth Fest 6.0 diharapkan tidak berhenti sebagai hiburan semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan. Pemerintah Kota Denpasar bersama Bkraf Denpasar berkomitmen menjadikan festival ini sebagai wadah inspiratif untuk mencetak generasi muda yang kreatif, kolaboratif, serta mencintai budaya dan lingkungan demi kemajuan Kota Denpasar di masa depan. Hd-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button