Penantian Bertahun-tahun Berakhir, 732 Rumah di Desa Pejukutan Segera Dialiri Air Bersih
Bupati Satria Pastikan Proyek SPAM Senilai Rp9 Miliar Rampungkan Krisis Air di Nusa Penida

KLUNGKUNG, MataDewata.com | Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan. Bupati Klungkung, I Made Satria, menghadiri Sosialisasi Pekerjaan Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah (SR) di Kantor Perbekel Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Senin (13/7/2026). Proyek ini menjadi jawaban atas krisis air bersih yang dialami warga Desa Pejukutan selama bertahun-tahun.
Melalui program pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pemerintah daerah mengalirkan air dari Mata Air Guyangan langsung ke rumah-rumah warga. Bupati Satria menegaskan bahwa penyediaan air bersih adalah skala prioritas yang harus segera dituntaskan.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi skala prioritas kami. Untuk Desa Tanglad sudah terealisasi di tahun 2025, dan sekarang di tahun 2026 ini, kita tuntaskan sepenuhnya untuk Desa Pejukutan,” ujar Bupati Satria.
Kepala Dinas PUPRPKP Klungkung, Made Jati Laksana, memaparkan bahwa proyek senilai lebih dari Rp9 miliar ini menargetkan 732 sambungan rumah. Pekerjaan fisik yang kini mencapai progres 35 persen ini dilaksanakan oleh CV. Viramid Mas dan diawasi oleh CV. Permata Konsultan.
Bupati Satria juga menginstruksikan masyarakat untuk turut mengawasi pengerjaan di lapangan guna memastikan kualitas bangunan. Selain itu, sebagai langkah antisipasi kebocoran pipa induk, Pemkab Klungkung telah merencanakan revitalisasi jaringan saluran PDAM secara keseluruhan pada tahun 2027 mendatang.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat, proyek strategis ini diharapkan dapat segera menyudahi penantian panjang warga Desa Pejukutan akan akses air bersih yang layak. Hk-MD



