Gubernur Koster Tinjau Progress Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali di Karangasem
Pengerjaan Capai 95 Persen, Target Rampung Akhir Juli 2026

KARANGASEM, MataDewata.com | Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan peninjauan langsung progres pembangunan serta proses penerimaan siswa baru di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Senin (13/7/2026). Sekolah ini merupakan program strategis Presiden RI, Prabowo Subianto, yang berdiri di atas lahan Pemprov Bali seluas 5,6 hektare guna memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pendidikan gratis bagi keluarga kurang mampu.
Dalam kunjungannya, Gubernur Koster mengecek langsung kesiapan infrastruktur, mulai dari ruang kelas, asrama, fasilitas ibadah, hingga ketersediaan listrik dan air bersih. Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian PU, Ni Nengah Satriyani, melaporkan bahwa pengerjaan proyek kini telah mencapai 95 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 30 Juli 2026, sehingga 74 siswa dapat memulai proses belajar secara permanen pada akhir Juli.
Bangunan sekolah ini menerapkan konsep bangunan hijau dengan sirkulasi udara optimal tanpa AC. Kebutuhan air dipenuhi melalui sumur bor, sementara daya listrik disokong langsung dari Gardu PLN berkekuatan 345 kVA. Fasilitas yang tersedia mencakup gedung sekolah SD, SMP, SMA, asrama siswa, rusun guru, gedung serbaguna, hingga sarana olahraga.
Direktur Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Kemensos, Ketut Supena, memastikan bahwa seluruh siswa akan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis, mulai dari seragam, buku, laptop, hingga makanan bergizi tiga kali sehari. Sebelum memulai pembelajaran, siswa juga akan melalui rangkaian tes kesehatan, kebugaran, hingga tes DNA untuk memetakan bakat dan minat secara ilmiah.
Gubernur Koster meminta agar proses finishing bangunan, seperti asrama dan dapur, diselesaikan dengan detail sebelum target waktu yang ditetapkan. Ia juga menegaskan akan terus memantau perkembangan sekolah ini dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan program strategis Presiden RI berjalan sesuai harapan.
“Titiang akan terus pantau perkembangannya dan berkoordinasi dengan Bapak Menteri Sosial. Pemprov Bali akan kembali melakukan peninjauan pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 untuk memastikan semuanya berjalan lancar,” tegas Gubernur Koster. Hp-MD



