Peserta Bela Negara Rindam IX/Udayana Lakukan Gerak Jalan Menuju Kantor Bupati Tabanan

TABANAN, MataDewata.com | Sebanyak 100 ASN peserta Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Angkatan I Tahun 2026 melakukan gerak jalan dari Rindam IX/Udayana menuju Kantor Bupati Tabanan, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini menjadi rangkaian lanjutan dari pelatihan disiplin yang berlangsung selama enam hari pada 6 hingga 11 September 2026.
Pemkab Tabanan mencatatkan sejarah sebagai kabupaten pertama yang menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bela negara bagi aparatur sipil negara. Langkah strategis ini ditempuh untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, integritas, serta kepemimpinan para abdi negara.

Setibanya di Kantor Bupati Tabanan, para peserta disambut langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., dan Sekretaris Daerah I Gede Susila. Penyambutan hangat juga diberikan oleh jajaran pimpinan perangkat daerah serta pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan.
Suasana keakraban tampak jelas melalui acara ramah tamah yang mempertemukan kembali para peserta dengan rekan kerja mereka. Momentum ini sekaligus mengobati kerinduan setelah para pegawai mengikuti karantina ketat di lingkungan militer.
Sebanyak 100 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut terdiri atas 10 pejabat pimpinan tinggi, 42 pejabat administrator, dan 48 pejabat pengawas. Mereka digembleng dengan berbagai materi kedisiplinan dan ketangguhan fisik.

Selama di Rindam IX/Udayana, para peserta mendapatkan materi Pelatihan Baris Berbaris serta wawasan kebangsaan. Selain itu, mereka juga dilatih dalam aspek kepemimpinan, mountaineering, hingga keterampilan dasar bela negara.
Gerak jalan menuju Kantor Bupati Tabanan dirancang sebagai tahapan transisi untuk mengembalikan mental dan fisik peserta ke lingkungan kerja nyata. Dukungan penuh dari sesama pegawai memberikan energi positif bagi para peserta.
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebelumnya menegaskan bahwa bela negara bagi seorang ASN memiliki makna pengabdian yang luas. Sikap tersebut harus tercermin dalam profesionalisme pelayanan publik sehari-hari.
“Bela negara bagi seorang ASN bukan hanya tentang bagaimana kita mempertahankan negara secara fisik, tetapi bagaimana kita menunjukkan pengabdian melalui disiplin, integritas, loyalitas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujar Bupati Sanjaya.

Pesan tersebut diharapkan menjadi pedoman kerja bagi seluruh aparatur di masing-masing perangkat daerah. Nilai-nilai kedisiplinan tidak boleh luntur begitu masa pelatihan selesai.
Kembalinya para peserta ke kantor juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas antarpemerintah daerah. Koordinasi lintas sektor diyakini akan semakin baik dalam mendukung jalannya roda pemerintahan.
Rangkaian Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Angkatan I Tahun 2026 dijadwalkan resmi ditutup pada Jumat (11/9/2026). Program ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi pembangunan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. Ht-MD



