Demokrat Bali Sebut Pemilih Muda Cerdas, Rangkul Generasi Milenial Menuju 2029

DENPASAR, MataDewata.com | DPD Partai Demokrat Provinsi Bali menilai generasi muda makin cerdas dalam menentukan sikap politik, sekaligus mulai mematangkan strategi Pemilu 2029 dengan merangkul milenial serta pemilih pemula.

Rekam jejak perjalanan partai mulai dari berada di pemerintahan, menjadi oposisi, hingga kembali ke koalisi kekuasaan menjadi modal refleksi dalam menentukan arah kebijakan.

Pendiri sekaligus Ketua DPD Demokrat Pertama di Bali, I Dewa Gede Bagus Badra, menggarisbawahi krusialnya menggaet generasi muda berpendidikan. Karena memiliki karakter yang kritis dan mendambakan pembaruan diyakini mampu memberi pengaruh positif di tengah masyarakat, Senin (9/9/2026).

Baca juga :  Kompak Tokoh Gianyar Pulang “Kawitan” ke Partai Golkar

“Pemilih ke depan ini lebih cerdas. Generasi muda yang berpendidikan punya pengaruh tinggi dan selalu ingin perubahan. Demokrat siap jadi wadah aspirasi mereka,” ujar Dewa Badra.

Lebih lanjut, Dewa Badra mengatakan Demokrat adalah partai terbuka bagi seluruh elemen masyarakat. Budaya saling menghormati dan menanggalkan sekat senioritas menjadi pondasi utama kekuatan partai berwarna biru langit itu.

Baca juga :  DPRD Tabanan Bahas Empat Ranperda untuk Dilanjutkan ke Tahap Berikutnya

“Demokrat adalah partai terbuka. Kuncinya adalah saling menghormati antara kader baru dan senior agar partai bisa terus membesar dan berkontribusi untuk Bali,” ujarnya.

Demokrat Bali dan mematangkan struktur internal melalui rekrutmen pengurus pasca-Musyawarah Daerah (Musda) untuk persiapan perhelatan politik di tahun 2029 mendatang. “Setelah Musda nanti, lewat rekrutmen pengurus baru, kami optimistis Demokrat Bali makin solid dan siap memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat,” ucapnya.

Baca juga :  Dominasi Raih Kursi, Putu Parwata Optimis PDI Perjuangan Menang di Pilkada Badung 2024

Menariknya, optimisme dan arah perjuangan partai dipastikan tetap konsisten untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Partai Demokrat tetap mempertahankan jati diri sebagai partai nasionalis-religius, partai terbuka, partai tengah, partai pluralis dan partai pro rakyat kecil,” tutupnya. On-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button