Antari Jaya Negara Kukuhkan Ketua TP PKK hingga Bunda Literasi se-Kota Denpasar
Dorong Kolaborasi Kuat untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

DENPASAR, MataDewata.com | Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, melantik dan mengukuhkan Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD, serta Bunda Literasi tingkat kelurahan dan kecamatan di Kota Denpasar, Kamis (10/9/2026) pagi. Acara pengukuhan strategis ini dipusatkan di Gedung Wanita Santhi Graha, Denpasar.
Hadir mendampingi dalam kesempatan tersebut Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Kepala DPMD Kota Denpasar, Wayan Yusswara, serta perwakilan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.
Sejumlah tokoh perempuan dikukuhkan dalam acara ini, di antaranya Ny. Ni Luh Mertajati Asih Pertama sebagai Ketua TP PKK Denpasar Barat dan Ny. Ni Wayan Sarni Ermanto sebagai Ketua TP PKK Denpasar Selatan. Selain itu, dikukuhkan pula Ny. Ida Ayu Karang Sujani Upawana sebagai Bunda Literasi Kecamatan Denpasar Timur.
Pelantikan dan pengukuhan serupa juga dirangkaikan untuk sejumlah wilayah kelurahan, meliputi Kelurahan Pedungan, Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Penatih, hingga Kelurahan Sumerta. Prosesi ini sekaligus menandai estafet kepemimpinan di tingkat akar rumput.
Dalam arahannya, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menjelaskan bahwa posisi kepengurusan tersebut didapatkan secara otomatis atau ex-officio. Ketika seorang suami menduduki jabatan sebagai camat, lurah, atau kepala desa, secara otomatis sang istri akan mengemban amanah sebagai Ketua TP PKK setempat.
Lebih lanjut, Antari Jaya Negara menegaskan bahwa momentum pelantikan ini bukan sekadar seremoni serah terima jabatan biasa. Kegiatan tersebut menjadi titik awal pengabdian nyata dalam memperkuat peran serta perempuan untuk memajukan kesejahteraan keluarga.
“Pelantikan dan pengukuhan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari sebuah tanggung jawab dan pengabdian bersama. Kami berharap para Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD maupun Bunda Literasi dapat menjalankan perannya dengan penuh semangat, keikhlasan dan rasa tanggung jawab,” ujar Antari Jaya Negara.
Ia menambahkan, keberadaan PKK, Posyandu, Bunda PAUD, serta Bunda Literasi memegang peranan yang sangat strategis. Lembaga-lembaga ini bersentuhan langsung dengan denyut nadi kehidupan masyarakat, khususnya dalam mengawal kualitas kesehatan dan pendidikan anak.
Peran aktif para pengurus baru juga sangat dibutuhkan dalam menggalakkan budaya literasi serta pemberdayaan ekonomi keluarga di tengah masyarakat. Sinergi lintas sektor diyakini mampu melahirkan program kerja yang tepat sasaran.
“Kami ingin seluruh program yang dijalankan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, kader serta seluruh unsur masyarakat,” tegasnya.
Pihaknya berharap jalinan koordinasi di seluruh wilayah Kota Denpasar semakin solid ke depan. Kolaborasi yang erat menjadi kunci utama dalam melahirkan keluarga yang sehat, cerdas, mandiri, dan berkualitas.
“Semoga dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, seluruh tugas dan tanggung jawab ini dapat kita jalankan dengan baik. Mari kita terus bergerak bersama untuk Denpasar yang maju, sehat, cerdas dan sejahtera,” pungkas Antari Jaya Negara. Hd-MD



