Badung Jadi Tuan Rumah “Berbelanja dan Berbagi”

Hadirkan 131 Pelaku Usaha Lokal dan Bantu 100 Warga

BADUNG, MataDewata.com | Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Badung menggelar Pasar Rakyat bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” Ke-8 Tahun 2026 di Area Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (9/10/2026). Agenda ini menjadi wadah penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus aksi sosial kemanusiaan bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, serta jajaran Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali dan pejabat Pemprov Bali serta Pemkab Badung menghadiri langsung kegiatan tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ruang transaksi jual-beli biasa. Dua pilar utama meliputi kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan serta pemberdayaan ekonomi mikro berjalan beriringan demi membantu masyarakat prasejahtera agar mampu mandiri.

Baca juga :  Pemkab Badung Rancang Belanja Infrastruktur Sebesar 59,23 Persen dalam APBD Perubahan 2026

“Ini bukan sekedar ruang transaksi jual-beli tetapi kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan untuk masyarakat,” ucapnya.

Pasar rakyat kali ini menyalurkan bantuan sosial pangan secara merata kepada 100 warga prasejahtera yang tersebar di enam wilayah Kabupaten Badung. Penerima bantuan mencakup 30 warga Desa Darmasaba, 30 warga Kelurahan Sempidi, 27 warga Kelurahan Kapal, 7 warga Kelurahan Dalung, 3 warga Desa Kuwum, serta 3 warga Kelurahan Kerobokan Kaja.

Baca juga :  Karya Agung Mamungkah Madya di Pura Dalem Cungkub Banjar Mambal Delodan

Sisi penguatan ekonomi menghadirkan keberkahan bagi para petani dan pelaku usaha kecil. Sebanyak 131 pelaku usaha lokal terlibat langsung mempromosikan produknya, terdiri atas 39 pelaku UMKM, 28 produsen produk pertanian dan pangan olahan, serta 64 pelaku usaha kuliner. Skema perputaran ekonomi ini dinilai efektif memotong jalur distribusi sehingga memberikan keuntungan langsung bagi produsen lokal.

Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Koster memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras jajaran TP PKK Badung. Ia menegaskan gerakan “Berbelanja dan Berbagi” merupakan komitmen berkelanjutan yang telah terinisiasi sejak periode kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster guna menjadikan kepedulian sosial sebagai budaya hidup masyarakat Bali.

Baca juga :  Perkuat Kompetensi Guru, Disdik Tabanan Buka Wawasan Pelatihan Internasional

β€œKonsep ‘Berbelanja dan Berbagi’ mengandung makna yang sangat dalam. Berbelanja produk lokal berarti kita menghargai karya anak bangsa dan menjaga kelestarian budaya. Sementara berbagi adalah wujud kemanusiaan yang luhur. Kesejahteraan tercipta saat kita saling menguatkan; yang mampu membantu yang kurang mampu, dan yang dibantu didorong untuk semakin mandiri,” ujarnya.

Sinergi kokoh antara program provinsi dan kabupaten ini harapannya mampu melahirkan kemandirian ekonomi jangka panjang sekaligus meratakan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Badung dan Bali. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button