Taman Ayun Barong Festival Jadi Strategi Dispar Badung Tarik Wisatawan ke Wilayah Tengah dan Utara
Karisma Event Nusantara 2026

BADUNG, MataDewata.com | Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung terus memperluas daya tarik pariwisata hingga ke wilayah Badung Tengah dan Utara. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni melalui penyelenggaraan Taman Ayun Barong Festival Regeneration dan Superstar Tahun 2026 yang secara resmi masuk dalam 125 event terpilih Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.
Festival yang berlangsung selama dua hari, 6-7 November 2026, di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Pura Taman Ayun, Mengwi, ini menjadi ajang promosi seni budaya sekaligus penggerak pemerataan kunjungan wisatawan di Kabupaten Badung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Anak Agung Putri Mas Agung, menjelaskan bahwa festival yang diselenggarakan sejak tahun 2016 ini kini berkolaborasi penuh dengan Kementerian Pariwisata RI melalui KEN.

Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pariwisata wilayah tengah dan utara yang kaya akan atraksi budaya dan keberadaan desa wisata, melengkapi kawasan Badung Selatan yang selama ini mendominasi sektor akomodasi. Ajang tahunan ini turut mengundang jajaran Konsul Jenderal negara sahabat, seperti Australia, Rusia, Tiongkok, dan India, guna memperluas pasar promosi internasional.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Tim Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Theresia Ria. Pihaknya menilai Taman Ayun Barong Festival memiliki daya tarik luar biasa karena berhasil mengangkat kekayaan budaya Bali yang menjadi salah satu keunggulan pariwisata Indonesia di mata dunia, sekaligus diyakini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara secara signifikan.
Sementara itu, penglingsir Puri Mengwi, Ida Cokorda Mengwi XIII, menegaskan bahwa festival ini memiliki misi luhur untuk merawat dan melestarikan warisan budaya leluhur. Kolaborasi antara Pura Taman Ayun dan seni pertunjukan Barong, yang keduanya telah diakui sebagai warisan budaya dunia, menjadi bukti nyata keteguhan krama Bali dalam menjaga tradisi.
Festival tahun ini menghadirkan dua kategori utama, yakni kategori Regeneration bagi kalangan anak-anak SD dan SMP sebagai upaya regenerasi penari serta penabuh kendang Barong Buntut, serta kategori Superstar bagi para penari berpengalaman dengan tingkat kesulitan tinggi. Kb-MD



